Feb 5, 2014

Cara Keluar dari Masalah dengan Cepat dan Tanpa Resiko

Ass wrwb. Saya seorang suami yang mempunyai satu orang anak. Sudah hampir 5 bulan ini saya mengalami kesulitan ekonomi dan hutangpun banyak dan harus secepatnya dilunasi. Ketika saya ke warnet saya membuka rubrik Pak Adhin. Yang ingin saya tanyakan bagaimana saya bisa keluar dari masalah saya dengan cepat dan diberi jalan keluar terbaik yang tidak mengandung resiko bagi saya dan keluarga, sedangkan untuk sholat pun kadang masih bolong2. Wasalam wrwb. (0823154494xx)

Jawab: Kami mendoakan semoga masalah anda segera teratasi. Amin

Pertanyaan Bapak sama dengan ratusan pertanyaan lainnya. Kadang jawabannya sama kadang beda tergantung sikon, hehehe.. Dan di kesempatan ini kami hendak memotivasi saja. :)

Semua orang pasti mempunyai masalahnya sendiri-sendiri. Berat ringan tergantung cara pandangnya saja. Tetapi dijamin masalah tersebut tidak akan melampaui beban sebagai manusia. Jadi masalah Bapak juga tidak akan mungkin diluar beban.

Yang mengalami kesulitan ekonomi dan hutang didunia ini jumlahnya jutaan. Kami ndak ngitung tetapi bisa dipastikan buanyak sekali. Dan respon terhadap itu juga berbeda-beda, ada yang stress, ada yang pening bahkan ada yang mengakhiri hidupnya dikarenakan himpitan ekonomi. Diluar itu ada juga yang biasa saja bahkan ada yang tetap bersukur dan menjalani hidup dengan ceria.

Kok bisa ceria padahal sedang dalam beban ekonomi yang menghimpit? Nah ini juga cara pandang terhadap masalah. Orang yang memahami bahwa kaya dan miskin sama-sama ujian pasti akan tetap bersukur apapun yang terjadi.

Jadi beban ekonomi dan hutang yang Bapak alami adalah ujian juga maka bersabarlah karena hanya dengannya pertolongan datang. Jalani saja dengan pasrah, tentunya harus tetap berusaha maksimal merubah keadaan hidup.

Sulit Pak? Ya siapa yang bilang mudah? Makanya berlatih merubah cara pandang. Sama saja kaya dan miskin semua adalah ujian. Ketika ujian kemiskinan lulus maka Insya Allah nanti ujiannya diganti dengan kekayaan.

Saya yakin anda bisa sabar menghadapinya. Ucapkan sukur Alhamdulillah atas ujian itu karena dengannya bisa lebih dekat kepada Tuhan. Kapan lagi dekat dengan_Nya? Ciptakan peristiwa keikhlasan atas ujian itu jauh didalam relung hatimu. Ciptakan rasa itu dan saya yakin anda mampu. Jika anda ikhlas dengan ujian hidup, indikasinya adalah rasa damai dan plong dalam hati. Kalau belum plong artinya belum ikhlas.

Bagaimana cara keluar dari masalah dengan cepat? Jawabannya adalah ikhlas, maka detik itu pula masalah hidupmu berubah dari pahit menjadi tawar. Apa jalan keluar terbaik? Jawabannya adalah ikhlas, maka detik itu pula mulai terlihat adanya jalan keluar terbaik. Tidak mungkin menemukan jalan keluar disaat hati dalam keadaan pahit, maka tawarkanlah ia dengan ikhlas.. Ciptakan rasa itu..

Bagaimana jalan keluar yang tidak mengandung resiko? Jawabannya sama saja, ikhlas. Karena resiko apapun menjadi tawar. hehehe... Sob, hidup ini tidak ada yang namanya mulus terus, pasti ada kalanya terdapat resiko yang harus kita tanggung. No pain no gain, tidak ada makan malam gratis, semua pasti ada harga yang harus dibayar. Hidup itu sendiri adalah resiko. Resiko hidup adalah bertahan hidup. Untuk bertahan perlu usaha.

Makanya jangan antipati dengan resiko karena ia pasti ada dan harus dihadapi. Jika tidak mau menghadapi resiko ya jangan hidup.

Maka lakukan usaha untuk merubah hidup apapun resiko yang harus ditanggungnya. Mungkin kita akan gagal, bangkrut, banyak hutang sehingga hidup kita dan keluarga semakin susah. Ya hadapilah. Mungkin kita akan kesulitan untuk makan, maka hadapilah untuk sebuah mimpi yakni perubahan hidup yang lebih baik.

Maka mulai detik ini ucapkanlah, "Bismillah, saya terima dengan ikhlas ujian ini dan berkomitmen untuk merubahnya. Apapun resikonya akan saya hadapi dengan sebuah keyakinan Allah akan menolong siapapun yang bersandar kepada_Nya. Ya Allah berikanlah jalan"

Jika kata-kata itu merasuk dalam hatimu maka mulai saat itulah akan adanya perubahan. Pada prosesnya anda akan terus mencoba mencari peluang demi peluang. Dan ada saatnya anda mendapatkan peluang itu kemudian disambar. Bisa jadi anda gagal namun jika ucapan diatas tadi benar-benar merasuk dalam hati maka kegagalan bukanlah akhir. Ia hanya awal sebagai media perubahan kharakter dan mental sebagai bagian dari kepantasan untuk mendapatkan rezeki lebih.

Yang harus anda camkan adalah keyakinan. Maka hunjamkanlah ia dalam dadamu bahwa "Allah swt pasti akan mengabulkan doa semua hamba-hamba_Nya tanpa kecuali". Jika pada prosesnya belum dapat, maka yakinlah ini hanya proses bukan hasil akhir dari doa. Karena ujung doa adalah pengkabulan.

Jangan putus asa karena yang putus asa hanyalah kharakter orang kafir. Tetaplah yakin akan pertolongan_Nya.
http://abtreni.com/?id=adhinbusro

Sob, saya yakin bahkan sangat yakin jika anda menyandarkan segalanya kepada pertolongan Tuhan YME, maka akan ada saatnya masalah anda teratasi. Pasti ada saatnya hidup berubah menjadi lebih baik, lebih kaya dan sejahtera. Maka jangan sekali-kali menghilangkan sandaran sejati itu. Jangan sekali-kali mencari sandaran selain_Nya. Tetaplah bertahan dan pasrahkanlah kepada_Nya.

Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Kalau sholat masih bolong-bolong maka tambal mulai dari sekarang. Apalagi sholat wajib ya 5 kali sehari jangan sampai bolong apapun yang terjadi. Bagaimana mau diberikan pertolongan kalau sholatnya saja masih bolong-bolong?

Kayaknya masalah anda ada pada keyakinan. Anda tidak yakin sabar dan sholat adalah penolong. Anda kurang yakin kepada Allah swt. Makanya ayok bersama-sama saya dan pembaca lainnya untuk terus belajar dan belajar akan Kuasa Allah swt. Belajar tauhid atau mengenal Allah. Kalau sudah kenal maka resiko sekeras batu karangpun akan dihajar habis. Karena apa? Karena yakin Dia akan menolongmu untuk menghancurkan karang tadi.

Mulai sekarang sabar atau ikhaslah menjalani takdir. Yang kedua adalah sholat jangan sampai bolong lagi. Wallahu A'lam

Dipersembahkan oleh Magis7, 7 langkah magis meraih rasa ikhas dan sabar untuk transformasi hidup yang dramatis.



Artikel Terkait



1 comment:

  1. Assalamualaikum. Salam sejahtera semuanya.
    “Jiwa seorang mukmin masih bergantung dengan hutangnya hingga dia melunasinya.”
    “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.”
    Ya benar Hutang wajib dibayar, lalu bagaimana dengan kondisi seseorang yang lagi berhutang tapi sangat sulit untuk membayar. Ikhtiar sudah, naik gunung turun gunung, Doa sudah, puasa sudah, tahajud sudah, dhuha sudah, tapi kok seolah olah tidak ada jawaban dari sang maha pencipta. Inget, JANJI ALLAH ITU PASTI!!!!.. Sangking mumetnya nyoba masang togel bermimpi dapat ratusan juta sampai milyaran rupiah. Tapi yakin lah di setiap perjuangan dan doa ada waktu yang dijanjikan Oleh ALLAH , nah ini tergantung manusianya, sabar atau tidak, iklas atau tidak, tawaqqal atau tidak. Dalam perjalanan menuju usaha tersebut banyak sekali cobaan, halangan, rintangan. Satu kata Berpikir jernih, Istiqomah! Coba anda renungkan kenapa ya kok gagal melulu, kok apes terus.. ? ada “something’’ yang terlewatkan. Coba disimak ulasan dibawah ini, semoga menjadi hidayah dan tips untuk berpikir maju.!


    Orang yg paling buruk untuk dilayani adalah POOR PEOPLE". Dikasih gratis, dipikir mau nipu. Dikasih tau ttg investasi nya kecil, bilangnya hasilnya kecil. Dikasih yg invest nya besar, eh bilangnya ga ada uang.. Dikasih tau untuk coba hal baru, bilang nya tdk punya pengalaman. Dikasih tau bisnis tradisional, dibilang susah. Dikasih tau model bisnis baru, dibilang MLM. Dikasi tau buka toko, dibilang ga bebas. Dikasih tau buka bisnis, bilangnya ga ada pengalaman Poor people punya kesamaan.. Mereka suka bertanya ke google. Mendengarkan teman yg sama susahnya dgn mereka. Mereka berpikir lebih banyak dari profesor dan bertindak lebih sedikit dari orang buta. Coba tanya mereka, "apa yg bisa mereka lakukan" Mereka tidak akan bisa menjawab..
    Curhat melegakan hati dan pikiran
    Sharing menambah wawasan
    By.suryapratama099@gmail.com

    ReplyDelete