Jan 30, 2014

Sholat dan Penghormatan Kepada Sang Pencipta vs Reiki?

Apakah anda tahu istilah self healing seperti Reiki, Kundalini, Prana. Chakra atau sejenisnya. Ada SEFT, NAQs, QAH, Kuantum Touch dan sejenisnya. Semoga anda pernah mengerti paling tidak pernah membacanya. Intinya ia adalah energi dalam tubuh yang dilatih dan bisa dimanfaatkan untuk penyembuhan.

Dalam latihan energi penyembuhan diatas kita diminta untuk relaks, pasrah dan jangan melawan arus energi yang mengalir dalam tubuh. Bukan konsentrasi yang diperlukan namun kepasrahan yang dibutuhkan. Ketika kondisi sudah sedemikian relaks maka kemudian mulailah energi penyembuhan diri itu mengalir ke dalam tubuh. Ia bisa hawa hangat, sejuk, rasa kesetrum dll dimana hal ini bisa mengakibatkan gerakan-gerakan tertentu yang bahkan tidak diperintahkan oleh otak secara sadar.

Itulah Reiki atau kundalini atau QAH atau nama lainnya yang intinya sebenarnya sama saja. Ia adalah meditasi.

Kemudian tahukah anda tentang sholat? Saya yakin seharusnya 100% tahu walaupun hanya sebatas lahiriah berupa gerakan sholat. Jika kita memahami dengan benar maka sholat bukan hanya gerakan semata namun esensinya jauh lebih dalam dari itu.

Dimulai dengan Menyebut Nama Allah, Memuji_Nya dan berdoa kepada_Nya. Diakhiri dengan ucapan yang sama serta salam sejahtera. Dari awal sampai akhir substansinya adalah Pujian Kepada Tuhan. Diselingi dengan permintaan atau doa yang dipanjatkan secara lurus kepada_Nya.

Berikut analogi saya yang bodoh ini tentang bagaimana dahsyatnya sholat. Semua bertujuan agar anda lebih mudah memahami bagaimana selayaknya kita melakukan penghormatan dalam bentuk penyembahan kepada Dzat Yang Maha Tinggi.

Pertama simak dan bayangkan jauh didepan anda sedang berjalan seorang Raja yang gagah perkasa. Dia berkuasa dan bijaksana. Dia yang melindungimu dan memberikan keamanan bagi seluruh rakyatnya. Maka lihat dan bayangkanlah bagaimana anda dan seluruh rakyat yang hadir disitu melakukan penghormatan.."Salam untuk rajaku yang mulia"

Kemudian bayangkan sang Raja gagah perkasa melewati jalan didepan anda. Anda dan orang disekitar anda memberikan penghormatan yang lebih dalam dengan cara membungkuk, "Salam untuk rajaku, semoga panjang umur". (Katakanlah begitu ucapan penghormatannya)

Bayangkan lagi ketika sang raja gagah perkasa sudah lewat dari depanmu dalam jarak yang tidak terlalu jauh. Anda dan orang disekitar akan melakukan penghormatan lebih dalam lagi. Katakanlah dengan bersujud (Hanya analogi saja, sujud kepada sesama manusia jelas haram), kemudian mengucapkan, "Salam untuk rajaku yang mulia, semoga panjang umur". dan seterusnya..

Itulah salah satu bentuk penghormatan Raja-Raja oleh rakyatnya. Persis seperti Film Kerajaan jaman dahulu kala baik Sriwijaya, Majapahit maupun kerajaan yang lainnya. Bentuk penghormatan sudah diseragamkan baik gerakan maupun ucapan. Atau anda pernah melihat Film Kerajaan China atau Hongkong pada jaman dinasti Cing (Katakanlah begitu). Bentuk penghormatannya berupa mengibaskan baju panjangnya beberapa kali kemudian membungkuk dengan salah satu lutut menyentuh tanah dan mengucapkan "Yang mulai, semoga panjang umur"..

Itulah bentuk-bentuk penghormatan kepada raja. Bagi rakyat yang taat dan memberikan penghormatan yang selayaknya maka ia akan mendapatkan keamanan dan kedamaian dalam hidup.

Sekarang bayangkanlah sesuatu yang berbeda namun konteksnya sama. Salah satu bentuk penghormatan melalui penyembahan yang gerakan dan ucapannya diseragamkan dalam bentuk syariat, yakni sholat...

Penghormatan atau penyembahan kepada siapa? Ia adalah Raja diraja. Raja atas segala raja. Dia Berkuasa bahkan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kerajaan_Nya adalah sepenuh langit dan bumi dan segala isinya. Dia Yang Menciptakan, dan Mengetahui segala detail ciptaan_Nya.

Dia Raja Yang Maha Baik, Pengasih dan Penyayang kepada hamba_Nya, mahluk_Nya. Dia memberikan balasan kepada rakyat (hamba) yang taat memberikan penghormatan/penyembahan kepada_Nya dengan benar. Dialah sebaik-baik pemberi balasan.

Maka ketika sholat hendak diddirikan, hadirkanlah Dia dalam hatimu, hadapkanlah wajahmu dengan lurus, tulus dan ikhlas.

Ucapan awal adalah takbir, gerakan penghormatan awal adalah mengangkat kedua tangan kemudian menyedekapkannya sambil mengucapkan puja dan puji yang dipersembahkan kepada Raja atas segala raja.

Jika rajamu lewat didepanmu maka kau bungkukkan badanmu seraya memberikan doa. Maka bagaimanakah dengan Raja Alam Semesta raya? Maka bungkukkanlah badanmu dengan tulus dan ikhlas seraya mengucapkan "Maha Suci Engkau, Tuhan Yang Maha Besar"

Rukuk dan sujudlah sebagai bentuk penghormatan dan penyembahan tertinggi atas Tuhan seru sekalian alam. Manusia rendah dan Dia Maha Tinggi, maka sudah sepatutnyalah kita memasrahkan hidup dan mati hanya kepada_Nya.

Dia Maha Mendengar, maka lantunkanlah permintaan atau doamu, dalam setiap sujudmu.

Sholat, dari awal sampai akhir adalah gerakan penghormatan tertinggi. Dari awal sampai akhir adalah ucapan puja dan puji hanya kepada_Nya.

Itulah substansi sholat... Ia adalah bentuk penyembahan. Pengakuan dan kepasrahan. Permintaan dan doa.

Jika reiki adalah meditasi yang menjadi sarana penyembuhan diri maka sholat jauh lebih luas. Sholat juga bisa untuk penyembuhan diri. Maka lantunkanlah doamu setelah gerakan dan ucapan penghormatan serta penyembahanmu sudah sempurna. Sholat juga bisa dimanfaatkan untuk berdoa memohon kekuatan, ketabahan, ketangguhan, kekayaan, dan semua hal yang engkau butuhkan.

Jika reiki mampu mengalirkan energi alam (Katanya), maka sholat pasti akan mengalirkan energi Ilahiah yang tidak terbatas. Kuat mana??

Reiki membutuhkan relaks serta kepasrahan untuk mendapatkan energi penyembuhan. Sholat juga harus khusuk serta pasrah untuk mendapatkan segala macam doa termasuk penyembuhan... Barangkali dalam beberapa tujuan antara sholat dan reiki sama, namun output atau hasilnya pasti berbeda, seperti langit dan bumi.

Inilah bentuk penyembahan yang jelas sumbernya, jelas waktunya dan jelas peruntukannya. Inilah saranamu untuk mendapatkan kesembuhan, kebahagiaan, ketangguhan, kesabaran, kemakmuran, kekayaan, dan segala permintaan lainnya sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk mendapatkannya cuma satu syaratnya. Lakukanlah dengan gerakan penghormatan yang benar serta ucapan penyembahan yang sempurna. Lakukanlah sholat dengan sekhusuk-khusuknya.. Itu saja...



Artikel Terkait



2 comments:

  1. Yaa bener banget...
    Andai orang2 melaksanakan sholat spt penerapan meditasi dalam arti memasrahkan diri seutuhnya kepada Allah...maka Shalat bgitu berarti.
    Tapi sayangnya masih banyak yg tdk memahami Shalat itu bagaimana yg seharusnya. Hanya sekedar komat kamit, sekedar kewajiban semata,dsb. Tapi andai Shalat dilakukan spt trik di atas alangkah luar Biasa...energinya melebihi dr apapun...
    Dalam SEFT Shalat jg meditasi, meditasi yg dibarengi gerakan. Intinya mmg smua sama...QAH, Kundalini, SEFT, dsb adalah memasrahkan diri kepada Allah.
    Ketika kita melakukan meditasi...banyak manfaat yg di dapat spt: kulit menjadi bersih, kualitas kulit sangat baik, peredaran darah bagus, penyakit hilang, rejeki baik, karena kebersihan hati dan pikiran, selalu dilatih dilakukan hal2 yg positif. Apalgi kalau kita terapkan Shalat dgn hal spt itu...alangkah indahnya...
    Maka terlihatlah arti sesungguhnya dari shalat itu..
    Shalat mmg jauhhhh lebih sempurna... :)

    ReplyDelete