Jan 31, 2014

Kidung Kematian, Menyeramkan

Jika sobat berasal dari jawa tengah maka kidung berikut ini adalah salah satu kidung kematian yang membuat bulu kuduk berdiri. Saat saya masih kecil sering menyanyikan kidung ini sebelum ngaji. Kadangkala dikarenakan cukup menyeramkan liriknya, sampai terbawa mimpi. Berikut kidung kematian sebagai muhasabah diri.

Poro sederek kulo sedoyo
Jaler estri enom tuo
Mumpung urip ono dunyo
Saben wektu podo elingo

Elingono ketimbalan
Ora keno kanggo wakilan
Timbalane Kang Moho Kuoso
Gelem ora kudu lungo

Lelungane ora dinyono
Sugih mlarat bakale mrono
Donyo brono ditinggalno
Sing digowo amaling dunyo

Disalini penganggo putih
Yen wes budal ora keno mulih
Tumpakane kereto jowo
Rudo papat rupo menungso

Jujukane umah guo
Tanpa bantal tanpo kloso
Omahe raono lawange
Turu dewe raono kancane

Ditutupi anjang-anjang
Diurugi disiram kembang
Sanak sedulur podo nyawang
Podo nanges koyo wong nembang

Artinya
Saudaraku semuanya
Laki-laki dan perempuan, muda dan tua
Mumpung masih hidup didunia
Ingatlah...

Ingatlah akan sebuah panggilan
Yang tidak mungkin bisa diwakilkan
Panggilan dari Yang Maha Kuasa
Mau tidak mau harus memenuhinya

Perginya tidak bisa diduga
Kaya miskin pasti menemuinya
Harta dunia akan ditinggalkan semuanya
Yang dibawa hanya amal kebaikan saja

Dipakaikan kain berwarna putih
Kalau sudah berangkat tidak akan bisa kembali
Tunggangannya adalah kereta Jawa
Beroda empat berwajah manusia

Tujuannya adalah rumah gua
Tanpa tikar tanpa bantal
Rumah nya tak berpintu
Tidur sendirian tiada teman

Ditutup rumah itu dengan tanah
Diurug dan disiram dengan bunga
Sanak famili hanya bisa memandang
Semua menangis seperti orang bernyayi

Video dari youtube, Salawat Kereto Jowo


Artikel Terkait



1 comment: