Jan 22, 2014

Hikmah dibalik Ceramah Pendeta Kristen

Saya orangnya suka belajar segala hal, apalagi tentang sesuatu yang saya sukai, pasti akan lupa waktu dan lupa semuanya tahu-tahu subuh. Anda pasti menginginkan menjadi orang yang suka belajar dan belajar terus khan?? Bagaimana caranya?? Nanti saya jelaskan dilain waktu karena pembahasan kali ini bukan terkait akan hal ini.

Saya suka belajar apapun dimanapun dan dengan siapapun. Tujuannya supaya menjadi orang yang lebih baik kedepannya. Termasuk dalam hal agama. Selain keislaman saya juga banyak membaca tentang kekristenan, kitab injil, taurat, dan agama lainnya. Tujuan saya satu, yakni supaya saya semakin tambah yakin akan kebenaran Islam. Dan sampai saat ini memang Islamlah yang sempurna.

Tadi siang saya mendengarkan ceramah seorang pendeta. Sungguh berapi-api ceramahnya. Walaupun isinya kadangkala membuat saya tersenyum. Pokoknya barang siapa percaya Yesus dia akan selamat. Percayalah maka anda akan selamat. Kalau seperti itu keyakinannya artinya muslimlah yang duluan selamat. Mengapa??

  • Yesus menyuruh menyembah Tuhan Yang Esa. Muslim melakukannya, kristen menyembah 3 tuhan.
  • Yesus disunat. Muslim menjalankannya, kristen tidak melakukannya
  • Yesus melarang ummatnya memakan babi. Muslimlah yang menjalankan perintah Yesus as.
  • Yesus melarang Zina, membuat patung, dan lain sebagainya. Anda lihat Zina sudah biasa, apalagi patung. Patung Yesus (Katanya sih) ada hampir disemua gereja.
  • Yesus tiada menghilangkan hukum taurat walau setitik, sementara paulus merubahnya. Sedangkan muslim menjalankan semua 10 perintah Tuhan.
  • Dan masih banyak lagi

Jikalau bicara masalah kristen, maka muslim lebih kristen karena menjalankan semua perintah Yesus atau Nabi Isa as, sementara Kristen tidak demikian. Makanya Muslimlah yang layak selamat dan akan memasuki kerajaan Tuhan di Sorga.

Si Pendeta ceramah dengan sangat bagus dan berapi-api. Sepertinya sudah sangat hafal dikarenakan latihan yang lama. Berdasarkan informasi dari pendeta yang saya kenal yang saat ini menjadi muallaf, untuk menjadi pendeta membutuhkan perjuangan. Yaitu perjuangan untuk meyakinkan pemeluknya akan apa-apa yang disampaikannya. Makanya Vatikan atau Roma, atau Paris menggelontorkan uang trilyunan bagi para Pendeta dan Misionaris.
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

Sang Pendeta menjadi bersemangat belajar ceramah (menurut muallaf tadi) dikarenakan bayarannya sungguh fantastis. Iuran bulanan untuk menjadi jamaat gereja kurang lebih 1 juta perbulan yang diserahkan kepada Pendeta. Artinya jika Pendeta mempunyai Jamaat 100 orang, maka ia akan mendapatkan honor 100 juta dari Jamaatnya. Belum lagi gaji dari gereja dan dari negara tempat berkiblat yakni Roma, Vatikan, Paris atau US. Mantappp....

Bandingkan dengan kyai yang selalu miskin karena hanya mengharap balasan Allah swt.

Namun bukan itu yang menjadi pokok bahasan disini. Yang saya serap adalah cara Pendeta dalam berceramah yang sangat lihai dalam mengelola kata demi kata. Intonasi demi intonasi. Menarik untuk dipelajari bagaimana cara dia belajar dan berapa lama.

Tidak ada salahnya belajar dari pendeta tentang cara menyampaikan ceramah. Anda bisa mendengarkan ceramah Pendeta di Youtube atau sumber lainnya. Belajarlah dari siapapun termasuk dari Pendeta. Siapa tahu anda suatu saat menjadi penceramah, juru dakwah atau motivator. Ilmu ini akan berguna bagi anda.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment