Jan 18, 2014

Dibalik Ujian ada Hikmah dan Jalan Keluar

Banjir yang pada hari-hari ini menjadi momok bagi sebagian besar warga Jakarta, Bekasi, Bogor dan sekitarnya memang nyata-nyata memberikan efek negatif yang tak terhitung. Kerugian disana sini serta efek negatif lainnya menjadi hal yang mau-tidak mau harus ditanggung dan dirasakan. Ada apa dibalik bencana yang seringkali terjadi di negara ini?



Tentu saja kita semua setuju bahwa dibalik semua itu ada hikmah. Mengerti bahwa adanya banjir dan bencana lainnya dikarenakan ulah manusia sendiri. Mengerti namun tidak mau menyadari kemudian melakukan hal-hal yang bisa menghilangkan banjir kedepannya atau paling tidak mengurangi volume banjir kedepan.

Dibalik bencana ada pesan, agar supaya kita tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak alam, tidak membangun pemukiman atau perkantoraan tanpa AMDAL yang tepat dan lain sebagainya. Nyatanya sebagian besar kita kurang menyadari afek tindakan kita kedepannya. Pada akhirnya terjadilah bencana demi bencana yang membuat kita bersedih kemudian menyalahkan atau melemparkan tanggung jawab. Yang lebih menyedihkan lagi adalah saling menuntut tentang siapa yang salah, padahal kesalahan ada pada diri kita masing-masing.

So..
Dibalik bencana atau ujian tersimpan hikmah yang besar bagi siapa saja yang mau peka dan mau mengakui atas kekeliruan dan dosa-dosa kita didalam merusak alam. Namun bagi yang tidak ada kesadaran maka jangan bermimpi bencana itu tidak akan terulang lagi.

Pun juga kegagalan, kemiskinan, kekurangan harta, kehilangan dan lain sebagainya. Dibalik segala ujian itu ada sebuah nasehat yang bijak agar kita secara tulus mau menyadari kesalahan dan mau berubah membaik.

Kemiskinan adalah sebuah pesan agar supaya kita mau bekerja lebih giat, tekun dan cerdas lagi agar supaya ada kepantasan mendapatkan rezeki lebih..

Dibalik hutang ada sebuah nasehat agar supaya kita secara sadar mau belajar dan bekerja lebih pintar serta mau membantu beban orang lain.

Hikmah hanya didapatkan oleh mereka yang memang secara sadar mau mengambilnya..

Hikmah bukan diraih oleh orang yang menyalahkan segala sesuatu diluar dirinya sebagai biang keladi terhadap ujian yang dirasakannya..

Maka langkah pertama sadarilah... Kemudian akuilah kelemahan kita, kekeliruan dan dosa kita untuk kemudian memohon ampun kepada Sang Pencipta. Pasrahkanlah kepada_Nya dan ikhlaskanlah atas ujian/ azab yang menimpa diri kita dikarenakan dosa-dosa kita. Lalu niatkanlah dengan niat baru yang tulus untuk mau berubah menjadi lebih baik, agar Dia berkenan menghilangkan duka lara ke depan.

Maka jika kita sudah melakukan itu semua niscaya bencana akan berubah menjadi rahmat dan karunia, kemiskinan akan berubah menjadi kekayaan, kegagalan dan hutang akan berubah menjadi keberhasilan. Insya Allah. Amin...



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment