Dec 30, 2013

Revolusi Spiritual Has Begun

Sebelumnya ada hukum fisika Newton yang mengamati gerakan benda secara fisik, dari sebutir pasir sampai gerakan planet... Maka terjadilah revolusi industri.. Terciptalah mesin-mesin industri yang canggih dimana hal ini menjadikan banyak negara menjadi negara maju dengan industri-industrinya

Kemudian abad ini hadirlah hukum relatifitas Einstein yang mengamati benda atom dan subatom.. Maka terjadilah bom hirosima dan nagasaki.. Nuklir ternyata jauh lebih powerfull dan menyebabkan ketakutan dunia akan kiamat bumi.

Doa dan kecerdasan spiritual itu benda mikrokosmos, memiliki daya ledak laksana nuklir.. Jaman berganti dari revolusi industri menuju revolusi spiritual..

Revolusi spiritual adalah terciptanya pribadi-pribadi dengan tingkat pemahaman agama dan kecerdasan spiritual yang dalam sehingga menjadikan ia laksana "nuklir" abad 21. Sebuah jaman dimana harta benda hanyalah sarana sementara puncak tujuan hanyalah ridho Sang Pencipta.

Menurut Wikipedia Kecerdasan spiritual atau yang biasa dikenal dengan SQ (bahasa Inggris: spiritual quotient) adalah kecerdasan jiwa yang membantu seseorang untuk mengembangkan dirinya secara utuh melalui penciptaan kemungkinan untuk menerapkan nilai-nilai positif.

SQ merupakan fasilitas yang membantu seseorang untuk mengatasi persoalan dan berdamai dengan persoalannya itu. Ciri utama dari SQ ini ditunjukkan dengan kesadaran seseorang untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna.

Kecerdasan spiritual yang berkembang dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk bersikap fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, mampu menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mampu mengambil pelajaran yang berharga dari suatu kegagalan, mampu mewujudkan hidup sesuai dengan visi dan misi, mampu melihat keterkaitan antara berbagai hal, mandiri, serta pada akhirnya membuat seseorang mengerti akan makna hidupnya.
 
Mengapa orang-orang dengan kecerdasan spiritual pada abad 21 ini cenderung mengalami kenaikan yang signifikan? Karena mereka menginginkan kedamaian dan kebahagiaan ditengah kegelisahan dibalik kemegahan dunia. Lihat saja cahaya islam di eropa mengalami kenaikan yang fantastis.


Berikut data yang kami ambil dari www.topix.com

Jerman Bertabur Mualaf
Meski Islam dan umatnya kerap dilecehkan dan mendapat terror di berbgai tempat, namun cahaya kebenaran tidak pernah redup. Di Jerman, sebuah sensus menyebutkan bahwa Islam menyebar pesat.

Di jantung kota Jerman, orang berbondong-bondong masuk Islam setiap tahunnya. Hal ini memunculkan rasa khawatir sebagian orang bila Eropa dalam beberapa tahun ke depan berubah menjadi benua yang didominasi oleh kaum Muslimin.

Menurut Laporan Lembaga Statistik Khusus umat Islam di Jerman, jumlah orang yang masuk Islam di Jerman bertambah dari tahun ke tahun. Pada tahun 2006, jumlah mereka yang menyatakan diri masuk Islam sekitar 4.000-an orang, sementara di tahun 2005, hanya sekitar 1.000 orang saja. Menurut Direktur Lembaga, Salim Abdullah,“Sedikitnya ada 18.000-an orang Jerman yang tercatat sudah masuk Islam.”(watch Many German Women Turning to Islam


Majalah Islamic Horizons edisi Juli-Agustus 1990, yang diterbitkan oleh Islamic Society of North America (ISNA) di Amerika Serikat, mengutip hasil penelitian dari Worldwide Church of God, badan misionari Nasrani yang berpusat di California, terhadap tiga Abrahamic religions (“agama-agama Ibrahim”) yang dipublikasikan oleh majalah mereka, The Plain Truth. Menurut hasil penelitian itu, dalam kurun waktu 50 tahun (1934-1984) pemeluk agama Yahudi hanya meningkat 4%, sementara pemeluk Nasrani meningkat 47%, sedangkan pemeluk Islam meningkat 235%!

Dalam majalah The Economist, edisi 13 September 2003, terdapat hasil survei “Islam and the West” yang menyatakan bahwa umat Islam di muka bumi berjumlah 1,5 miliar jiwa. Around one in four of the people in the world are Muslims. It is indeed the world’s fastest-growing religion (“Sekitar satu dari empat penduduk bumi adalah Muslim. Islam betul-betul agama yang paling cepat pertumbuhannya di dunia”), demikian komentar The Economist 

Majalah Time edisi 23 Mei 1988, dengan artikel berjudul “American Facing Toward Mecca”, mencatat jumlah 4.644.000 umat Islam pada saat itu serta lebih dari 600 buah Islamic Center di seluruh Amerika Serikat. Lalu majalah terkemuka itu memperkirakan: US Muslim are expected to surpass Jews in number and, in less than 30 years, become the country’s second largest religious community after Christians (“Muslim Amerika Serikat diperkirakan akan melampaui umat Yahudi dalam jumlah dan, dalam waktu kurang dari 30 tahun, menjadi komunitas agama terbesar kedua di negeri ini sesudah umat Nasrani”).

Harian The New York Times (22/10/2001) melaporkan ada sekitar 25 ribu orang Amerika yang kini telah beralih memeluk Islam sejak kasus 11 September. Jumlah yang cukup besar, karena pada saat normal hanya seperempat dari jumlah itu. Columbia News Service (22/3/2001), menulis ada sekitar 15 ribu orang keturunan Amerika Latin beralih dari Katolik dan memeluk Islam di AS. Mereka menyebar di berbagai kota meliputi Newark, Miami, Los Angeles dan New York.

Presiden Assosiasi Muslim Hawaii, Hakim Ouansafi mengatakan, semenjak kejadian 11 September lalu, rata-rata ada sekitar 3 orang AS di Hawaii masuk Islam dalam sebulan. Bahkan, dua bulan setelah terjadinya kasus WTC, orang Hawaii yang masuk Islam meningkat sampai 23 kasus.

Gereja Katolik Roma, yang berpusat di kota Vatican, adalah salah
satu lembaga yang mengikuti fenomena tentang kecenderungan perpindahan
agama. Salah satu pokok bahasan dalam pertemuan bulan Oktober 1999
muktamar gereja Eropa, yang dihadiri oleh hampir seluruh pendeta
Katolik, adalah kedudukan Gereja di milenium baru. Tema utama
konferensi tersebut adalah tentang pertumbuhan pesat agama Islam di
Eropa. The National Catholic Reporter melaporkan sejumlah orang garis
keras menyatakan bahwa satu-satunya cara mencegah kaum Muslim
mendapatkan kekuatan di Eropa adalah dengan berhenti bertoleransi
terhadap Islam dan umat Islam; kalangan lain yang lebih objektif dan
rasional menekankan kenyataan bahwa oleh karena kedua agama percaya
pada satu Tuhan, sepatutnya tidak ada celah bagi perselisihan ataupun
persengketaan di antara keduanya. Dalam satu sesi, Uskup Besar Karl
Lehmann dari Jerman menegaskan bahwa terdapat lebih banyak kemajemukan
internal dalam Islam daripada yang diketahui

Dan masih sangat banyak data-data lainnya, dimana jutaan orang bermigrasi kepada sebuah agama tauhid murni. Migrasi dari kegelisahan hidup dan beragama menuju kepada migrasi spiritual yang sesungguhnya..

Finnaly Spiritual Revolusi Has Begun. Revolusi Spiritual sejati akan bangkit lagi dan memunculkan daya atau power laksana nuklir. Mengguncang dan merubah tatanan dunia baru menuju kalimah tauhid. Lailahaillallah...

Pertanyaannya adalah, apakah kita siap menjadi bagian dari revolusi spiritual tersebut??
Simak video Ahmad Deedat berikut ini


http://www.youtube.com/watch?v=U0dNzrEqTjc




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment