Dec 28, 2013

Doa Miskin Menjadi Kaya Luar Biasa

Habis mengikuti tausiyah oleh salah seorang Ustadz di Bekasi dalam acara walimatul khitan sahabat karib kami Pak Sipram. Pak Sipram adalah mantan sekretaris RW dan saat ini menjabat sebagai sekretaris Rukmat. Ada sebuah tema yang sangat menarik berkaitan dengan kehidupan kita sebagai manusia dimana ia bisa berubah dari miskin luar biasa menjadi kaya luar biasa. Paling tidak itulah salah satu subtsansi yang bisa saya tangkap dari tausiyah tersebut.

Ibrahim (sekitar 1997-1822 SM) merupakan nabi dalam agama Samawi. Ia mendapat gelar dari Allah dengan gelar Khalil Allah (Sahabat Allah). Selain itu ia bersama anaknya, Ismail terkenal sebagai pengasas Kaabah. Ia diangkat menjadi nabi sekitar pada tahun 1900 SM, diutus untuk kaum Kaldān yang terletak di kota Ur, negeri yang disebut kini sebagai Iraq. Ibrahim dianggap sebagai salah satu nabi Ulul azmi. (Wikipedia)

Nabi Ibrahim adalah seorang yang mulia. Kemuliaannya didapat karena baktinya pada Tuhan. Sedari muda ia sudah berupaya terlibat dalam pelurusan ummat agar kembali kepada jalan Tuhan. Ibrahim memiliki 2(dua) orang istri, Sarah dan Hajar.

Sarah sebagai istri pertama diberi tempat tinggal di negeri Syam oleh Ibrahim. Kini negeri tersebut terkenal sebagai Palestina. Ibrahim dan Sarah yang telah menjadi suami istri itu hijrah ke Mesir karena negeri Syam sedang dilanda bala kelaparan.

Di Mesir kecantikan Sarah menarik minat hari Fir’aun. Ketika itu Sarah diambillah oleh Fir’aun untuk menjadi selir. Segala upaya Fir’aun untuk men-selirkan Sarah digagalkan atas kehendak Allah swt. Justru Fir’aun dan bala tentaranya terkena wabah penyakit. Akhirnya Fir’aun mengembalikan Sarah pada Ibrahim.

Sebagai permohonan maafnya Fir’aun mengirimkan Hajar, seorang putri Qibthi Mesir anaknya Fir’aun sendiri, untuk menjadi pembantu di rumah Ibrahim. Ketika Sarah belum jua memiliki anak sampai berusia lanjut akhirnya Sarah meminta Ibrahim untuk menikahi Hajar. Dan Hajar pun menjadi istri kedua Ibrahim. Tak lama setelah menikah Hajar pun mengandung anak pertama. Setelah lahir anak itu diberi nama Ismail. Dan tak lama kemudian ajaib, Sarah pun mengandung anak pertama dan setelah lahir diberi nama Ishak.
Ibrahim kemudian mengajak Hajar dan Ismail kecil berpindah ke negeri yang lebih selatan dari negeri Syam. Dan berakhirlah perjalanan mereka di sebuah tanah tandus berada di tengah-tengah cekungan sebuah pegunungan. Itulah yang kini menjadi kota Mekkah. Sementara Sarah dan putranya, Ishak tetap berada di negeri Syam.

Kehadiran Ibrahim berserta Hajar dan Ismail menjadi cikal bakal bangsa Arab, khususnya suku Quraisy. Dan Sarah beserta Ishak menjadi cikal bakal bangsa Yahudi. Atau sering pula dikenal sebagai Bani Israil. (Edukasi Kompasiana)

Nah yang menarik disini adalah bagaimana seorang Hajar dengan Ismail kecil yang berada ditengah-tengah padang pasir tandus. Berkat Rahmat Allah keluarlah mata air dari bekas jejakan kaki Ismail kecil, sehingga mereka bisa bertahan hidup. Kemudian bekas jejakan Ismail tersebut sampai sekarang dikenal dengan sumur zam-zam.

Setelah masa berjalan dan setelah Ismail dan Bapaknya Ibrahim as membangun ka'bah sebagai kiblat orang-orang muslim maka berdoalah Ibrahim as kepada Allah swt

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata : "Ya Rabb-ku, jadikanlah negeri ini (Mekkah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala". [Ibrahim/14:35]

Nah, sampai detik ini kota mekah yang dahulunya tandus dan kering saat ini menjadi kota yang berlimpah rezeki, aman dan sentausa berkat doa salah seorang Hamba_Nya yakni Ibrahim as. Ustad yang memberikan tausiyah mengatakan bahwa, seberapapun berat kondisi kita asal mau berdoa dengan tulus ikhlas niscaya dikabulkan. Namun juga bagian dari doa adalah mau merubah keadaan diri sendiri dahulu, karena Allah hanya merubah keadaan suatu kaum jika kaum itu mau merubah keadaan pada diri mereka sendiri.

Kesimpulan yang ingin saya bagikan adalah, seberapa berat cobaan sobat semua, baik perekonomian ataupun yang lainnya pasti akan diangkat oleh Allah swt asal mau dengan ketulusan untuk berdoa. Sebagaimana Ibrahim as hamba yang bertaqwa berdoa untuk keamanan kota mekah.

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (At Thalaq 2-3)

Artinya jadilah hamba yang bertaqwa, niscaya doa-doa kita mustajab. Inilah napak tilar penuh hikmah yang bisa kita jadikan pelajaran bagi kesuksesan dan kebahagiaan hidup dunia akherat. Amin. Wallahu a'lam

Dipersembahkan oleh
Magis7, 7 langkah magis menarik kekayaan
Rahasia Kunci Sukses, Rahasia Sukses dengan Amalan Penarik Rezeki

N/B: Dapatkan panduan gratisnya. Isi nama dan email anda.

First Name:
E-Mail Address:

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment