Nov 16, 2013

Doa Agar Bisa Melunasi Hutang, Lagi dan Lagi...

Asswrwb, selamat malam sebelumnya. Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila saya telah lancang mengirim SMS, dan mohon maaf atas ketidaksopanan, berhubungan dengan pulsanya limit sehingga cuma bisa SMS. Saya baca diinternet dan mohon dibantu petunjuknya. Sekiranya amalan apa yang harus saya lakukan, supaya walaupun tidak kaya setidaknya saya tidak terbelit hutang. Sebagai ibu rumah tangga saya Alhamdulillah sedang ada hutang yang sangat banyak. Saya mohon dengan teramat sangat semoga anda dapat membantu saya.
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

Mohon maaf sekali lagi saya tidak dapat membalas budi baiknya. Semoga Allah swt memberikan yang terbaik, umur panjang, rezeki yang banyak serta ilmu yang bermanfaat. Amin amin ya robbal aalamiin. (087723182xxx)

Jawab: Amin atas doanya, semoga Ibu juga demikian, segera mendapat jalan keluar bagi hutangnya.

Berikut doa melunasi hutang


Dari Abu Wail berkata: “Ada seorang (budak) laki-laki datang kepada Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu dan berkata, “Wahai amirul mukminin, saya tidak mampu melunasi uang syarat pembebasan saya, maka bantulah saya!”

Mendengar hal itu, Ali bin Abi Thalib berkata, “Maukah engkau apabila aku ajarkan kepadamu beberapa patah kata yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam kepadaku. Dengan beberapa patah kata itu, seandainya engkau memiliki hutang sebesar gunung Shir niscaya Allah akan membayarkan hutangmu. Bacalah:   

اللهُمَّ اكْفِنِي بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Ya Allah, cukupilah aku dengan rizki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari rizki yang haram dan perkayalah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak meminta kepada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563, Ahmad no. 1319 dan Al-Hakim no. 1973)

Atau doa berikut ini

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالجُبْنِ وَالبُخْلِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegalauan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, kepengecutan dan kekikiran, belitan hutang dan penindasan orang.” (HR. Bukhari no. 6369).


Itulah 2 doa melunasi hutang, semoga bisa dihapalkan dan dibaca pada waktu doa-doa mustajab. Seperti saat sujud, selesai sholat wajib, hari jumat, bulan ramadan dll.

Jika Ibu bertanya maka saya menjawab terlepas dari apakah akan dihapalkan atau dirutinkannya atau tidak. Mengapa saya bicara demikian?? Nyatanya banyak yang bertanya amalan dan doa melunasi hutang kemudian tidak mempraktekannya. Atau mempraktekkannya beberapa hari/ minggu namun setelah melihat hutang tidak kunjung lunas kemudian melupakannya. Ibu adalah salah satu dari ratusan sahabat pembaca blog adhin busro yang bertanya tentang amalan melunasi hutang. Semoga Ibu dari golongan orang-orang yang yakin kemudian mempraktekkannya rutin.

Dari orang-orang yang tidak mempraktekkan, artinya mereka tidak yakin akan doa tersebut, dikarenakan minimnya tingkat kepercayaan kita terhadap doa warisan Rosulullah saw. Wajar sebagai manusia yang masih perlu belajar, sebagaimana kami juga masih harus banyak belajar arti keimanan total terhadap doa.

Lalu bagaimana agar doa tersebut manjur?? Sederhana saja, bacalah disaat-saat doa mustajab dengan membawa hati ketika melakukannya. Bawalah hatimu serta ketika membacanya. Getarkan hatimu pada setiap huruf doa sampai sedikit demi sedikit timbullah keyakinan bahwa "Allah swt Maha Kuasa untuk melepaskan hutang anda, walaupun sebesar gunung uhud atau bahkan lebih besar lagi".

Jika keyakinan itu bisa tumbuh membesar dan makin membesar, maka hutang anda akan semakin mengecil. Keyakinan anda adalah syarat mutlak bagi terkabulnya doa anda. Tanpa keyakinan sia-sia saja doa yang anda baca walaupun sampai 1001 kalipun.

Penjelasan tentang hal ini membutuhkan uraian yang lebih komprehensif. Saya yakin apapun yang kami berikan akan kurang dipahami dengan benar sehingga banyak yang ragu ketika berdoa dengan doa melunasi hutang, namun setelah mempraktekkannya selama beberapa bulan dan hutang tidak kunjung lunas, bahkan bertambah. Padahal dibalik itu semua ada sebuah hikmah yang teramat besar dimana hikmah itu harus anda tangkap dengan sempurna. Hutang yang bertambah besar justru proses bagi terkabulnya doa. Inilah saat hamba diuji dengan keyakinan akan doanya, apakah ia tetap bertahan dengan doanya atau tidak..

Penjelasan yang panjang itu sudah saya kompile dalam sebuah panduan rahasia kunci sukses. Silahkan dikunjungi jika berkenan..



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment