Oct 14, 2013

Cinta Adalah Pengorbanan Tanpa Pamrih

Pernahkah anda merasa jatuh cinta? Jika cinta anda tulus, maka segalanya akan anda korbankan demi yang dicintai. Kecuali cinta anda hanyalah nafsu ditunggangi syetan. Sekali lagi cinta yang tulus adalah pengorbanan tanpa pamrih. Lihat saja cinta orang tua kepada anaknya, itulah cinta tulus.

 
Kalau ada yang bilang cinta itu tak harus memiliki memang ada benarnya. Karena cinta itu bukan kepemilikan namun ia adalah sebuah rasa ingin berbagi kasih dan pengorbanan. Mungkin tidak akan memiliki dia, tetapi sang pecinta tetap memiliki cinta.

Cinta itu pengorbanan, bukan semata ucapan lisan, maka sudahkah kita berkorban dengan apa-apa yang kita cintai?

Pengorbanan sang pecinta sejati tiada ingin balasan. Namun tentu saja akan dibalas dengan cinta. Bagaimana halnya jika kita berkorban demi cinta kepada Sang Pencipta. Tentu saja balasannya cinta sejati, abadi selamanya....


Sejenak kenanglah masa-masa sang pecinta sejati Ibrahim as. Cinta sejati yang tertinggi dipersembahkan kepada Tuhan Seluruh Alam. Ia rela mengorbankan buah cintanya demi menggapai cinta tertinggi. Anak yang sangat dicintainya ia korbankan demi melaksanakan perintah Tuhannya.

Namanya tetap harum sampai kiamat kelak, dikarenakan energi cintanya telah mampu meraih Ridho Sang Pencipta. Namanya selalu dikenang sepanjang masa, sebagai contoh terhadap ummat setelahnya bagaimana seharusnya cinta dunia tetaplah dalam bingkai cinta sejati kepada Tuhan Seluruh Alam.

Cinta dibalas cinta...

Hari Raya Kurban, Momentum membuktikan kadar cinta yang tulus dan suci
Dipersembahkan kepada Ilahi Robbi..

Selamat Hari Raya Idhul Adha 1434 H. 15 Oktober 2013





Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment