Jul 19, 2013

Dialah Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi

Dia Ada tetapi Dzatnya tidak akan pernah terjangkau oleh akal pikiran. Dia Maha Tinggi dari bayangan kecerdasan akal pikiran dan imajinasi. Tidak berawal dan tidak berakhir karena Dia tidak terikat waktu, justru waktulah yang tergantung kepada Dia. Dia Ada sebelum adanya yang pernah ada. Dia Ada sebelum alam semesta dan segala isinya, tetapi tetap Dia tidak berawal dan tidak berakhir.


Manusia itu cerdas. Mahluk dengan kecerdasan yang terbatas. Diluar kecerdasan manusia ada alam lain yang tidak akan mampu dimengerti oleh manusia. Ada surga ada neraka dan ada yang lainnya, itu semua diluar lintasan pikiran dan hati. Allah swt, Dia jauh diluar itu semua.

Dia Maha Tinggi diluar akal pikiran. Sekeras apapun membayangkannya pasti sia-sia karena Dia berbeda dengan mahluk. Dia Ada dan Berdiri Sendiri tanpa bantuan apapun dan siapapun.

Dia tidak di kakbah, tidak di langit, tidak dimana-mana karena Dia tidak menempati sesuatu. Karena dia bukan bagian dari semesta raya, karena Dia Berbeda dengan mahluk.

Dia itu Esa mustahil berbilang 2 atau 3. Dia Yang Menciptakan debu di padang pasir, dia pula yang menciptakan debu kosmos jauh di alam semesta raya. Dia Maha Kuasa melakukan apapun. Dia bebas berkehendak tanpa bisa dicampuri oleh apapun dan siapapun.

Dia Mengetahui detail alam semesta dan segala isinya. Dia Mengetahui awal dan akhir alam semesta. Ilmunya Meliputi segala sesuatu baik yang kecil maupun yang besar. Dia Mengetahui jauh-jauh hari sebelum kelahiran kita, hidup dan mati kita. Dia Mengetahui tempat peristirahatan kita, bahagia atau sengsara, karena Dia Maha Mengetahui, Ilmu_Nya meliputi segala sesuatu.

Dia Maha Hidup mustahil bisa mati. Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Mendengar dan Melihat baik yang terlihat maupun tidak terlihat. Dia Berbicara/ Berfirman kepada mahluk sesuai apa yang di kehendaki_Nya. Dia berbicara melalui segala ciptaan_Nya di semesta raya..

Akal pikiran untuk memikirkan ciptaan_Nya bukan Dzat_Nya. Dia diluar logika akal pikiran dan hanya bisa dipahami dengan hati nurani..
"Ada bumi dan alam semesta yang luas. Otak hanya mampu menampung setetes pengetahuan dari alam semesta. Ada yang diluar kecerdasan otak yang tidak mungkin bisa dimengerti. Surga, neraka dan segala isinya. Allah Maha Suci dan Maha Tinggi. Dia Ada, jauuuuuuuuuuh diluar bayangan pikiran dan imajinasi. Pikiran hanya untuk memikirkan ciptaan_Nya, sampai kepada kesimpulan bahwa Allah swt itu ada.. Titik..."

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment