May 17, 2013

Masalah Seputar Bid'ah

Artikel ini ulasan pribadi tanpa tendensius. Hanya mencoba menenangkan, mendamaikan dan mempersatukan ummat. Bukan kapasitas saya untuk menukil dalil-dalil, sekali lagi ini pendapat pribadi tentang bid'ah.

Apa itu bid'ah?? Ialah sesuatu yang tidak pernah dilakukan Nabi saw. Apakah ada bid'ah hasanah dan bid'ah dolalah?? Bid'ah baik dan bid'ah sesat??

Ada yang bilang begini, "Semua bid'ah itu sesat". Ya jika bid'ah itu menyinggung syariah. Contoh, shalat dhuhur 4 rakaat diganti 3 rakaat. Tetapi diluar itu menurut saya jika baik adanya maka tidak bisa disalahkan. Contoh
  • Membaca yasin di malam jumat. Khan yang dibaca Al Qur'an
  • Tahlil itu baik. Tahlil khan membaca "laa ilaaha illallah". Masak itu sesat, khan ndak etis kayaknya.
  • Dan masih banyak lagi

Jika semua bid'ah sesat maka yang ngomong tersebut bisa dipastikan setiap hari melakukan puluhan bahkan ratusan bid'ah
Contoh bid'ah secara umum
  • Tidur dikasur yang empuk
  • Sarapan memakai sendok
  • Makan memakai piring
  • Memakai HP
  • Bekerja dengan kendaraan motor, mobil
  • Kerja di depan komputer
  • Memakai listrik
  • Mandi dengan sabun
  • Memakai sisir yang terbuat dari plastik
  • Memakai deodorant
  • Dan ratusan aktifitas bid'ah setiap harinya

Contoh bid'ah dalam kegiatan keagamaan
  • Masjid memakai speaker/pengeras suara
  • Mesjid ada bedugnya
  • Mesjid memakai kaca pintu dan jendela
  • Shalat memakai baju koko
  • Shalat memakai celana jeans
  • Imam memakai pengeras suara
  • Design mesjid dengan model bangunan jawa atau yang lainnya
  • Dan banyak yang lainnya

  • Shalat memakai qunut silahkan saja, tidak memakai qunut juga silahkan. Yang salah adalah yang tidak sholat
  • Membaca Al Qur'an Surat Yasin di malam jumat silahkan saja, yang salah adalah mereka yang tidak pernah membaca Al Qur'an
  • Ziarah silahkan saja jika itu bisa mengingatkan mati, yang salah adalah mereka yang lupa bahwa mereka akan mati
  • Memakai celana diatas mata kaki silahkan, dibawah juga silahkan. Yang penting tidak ada niat menyombongkan diri. Yang salah adalah yang tidak memakai celana
  • Tahlil silahkan, tidak tahlil ya monggo. Yang salah adalah mereka yang tidak pernah dzikir
  • Mengajar ngaji meminta bayaran ya silahkan saja, itu wajar. Yang tidak wajar adalah yang tidak pernah ngaji
  • Kyai ada tarif ya wajar, kalau perlu setinggi langit bayarannya. Motivator saja bayarannya puluhan sampai ratusan juta sekali tayang, padahal ilmunya sama saja, ia berasal dari sisi Allah swt. Janagn dibedakan antara ilmu matematika dan ilmu fiqih. Masalah ikhlas itu sekali lagi bukan tugas kita untuk mencatat.
  • Mencari kebenaran itu harus, yang salah adalah orang yang merasa benar
    Berbeda itu boleh, yang tidak boleh berantem
    Pinter itu harus, yang bodoh adalah yang keminter
  • Menasehati dengan bijak itu baik, yang tidak baik adalah mencela dan menghujat

Ayolah saudaraku.. Jangan memperbesar jurang perbedaan. Jangan mencari musuh dari dalam. Maka yang bertepuk tangan adalah orang kafir.

Sudahlah, biarlah Allah Ta'ala yang menilai, kita tidak ditugaskan untuk mencatat amal. Yang perlu dilakukan adalah berbaik sangka. Jika itu salah maka tegurlah dengan hikmah dan kebijaksanaan..

Kita ingin bersatu, tapi bagaimana mungkin jika terus saja tercerai berai? Kita ingin islam bangkit, tapi bagaimana mungkin kalau kita merasa paling benar sendiri??

Lebih baik begini..
Lakukan yang terbaik, ibadahlah yang terkhusuk, jadilah pribadi yang bermanfaat, jadilah rahmat dan jadilah pribadi yang shaleh. Jadilah contoh yang baik dengan ibadah dan muamalah supaya menjadi contoh untuk orang lain tanpa harus mencela dan menghujat.




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment