Apr 30, 2013

Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah

...Tapi aku gak yakin n gak percaya akan Janji Tuhan dengan sedekah ada keajaiban, yang ada dihadapanku adalah dinding gelap.. Percuma aku perbaiki diri. Shalatku, tahajud, sedekah toh akhirnya aku harus bunuh diri karena gak kuat lagi menahan penderitaan ini.. Malah akun benci ma Tuhan yang amat kejam. Dari lahir mpe sekarang selalu air mata kesedihan. 0819935429xx

Jawab: barangkali anda mendapat begitu berat beban dalam hidup, saya doakan semoga lekas teratasi. Amin

Zul, pernah menasehati saya. Nasehat yang kejam... Begini nasehatnya...

Bro...
You nothing... Kamu suka mendramatisir sesuatu. Berlebihan alias lebay...
Kamu di perbudak hidupmu sendiri, disiksa oleh perasaanmu sendiri

Kamu lemah, loyo dan tidak punya tenaga
Pohon yang merambat saja bisa menembus batu..
Dan kau bro...
Lebih lemah dari tumbuhan itu

Cacing saja bisa menembus tanah
Dan kau bro..
Lebih lemah daripada cacing

Karena kamu lemah, makanya hidupmu susah. Karena kamu tidak pernah bersukur makanya engkau selalu tersungkur. Karena kamu selalu memandang negatif hidup ini maka itulah yang akan kau dapatkan.. Selalu saja susah, selalu saja menderita... Selamanya...

Bagaimana orang lain akan menghargaimu kalau kamu sendiri tidak menghargai diri dan jiwamu?? Orang lainpun akan muak melihat segala keluhan demi keluhanmu..

Itu salahmu bro..
Jangan menyalahkan saya, orang lain atau siapapun juga. Apalagi menyalahkan Tuhan. Fatal bro... U mau ibadah atau mau ngerampok itu pilihan mu.. U mau berbuat baik atau jahat itu juga pilihanmu.. Lalu mengapa u menyalahkan dan mengkambing hitamkan segala sesuatu?? Itu salahmu bro... SALAHMU..

Semua kesusahanmu, penderitaanmu karena seseorang yang lemah dan bodoh.. Dialah biang keladi dari segala kehidupan gelapmu. Jika kau mau tahu siapa biang keladi dari segala masalah itu, silahkan berdiri di depan cermin... Kemudian umpatlah dia, caci makilah dia. Karena dia tak berguna, dia nothing....

Kalau kau mau berubah maka rubahlah cara pemikiranmu bro.. Rubahlah segala cerita sinetron itu menjadi cerita yang menyenangkan.. Apapun kondisinya sekarang terima itu sebagai takdir.. Kemudian rubahlah dengan sebuah komitmen dan kerja keras..

Kamu lemah.. Yakini itu.. Makanya u harus kuat dan tangguh. Hadapi hidup dan masa depanmu dengan gagah. Karena kamu lemah makanya tahan air matamu dan tunjukkan bahwa kamu tidak cengeng..

Kau selalu terlihat putus asa dan putus harapan. Jangan berputus asa dari rahmat Tuhan bro... Tiada yang berputus asa dari rahmat Allah swt kecuali orang-orang kafir yang selalu mengingkari nikmat_Nya. Kau sudah putus asa bro.. Itu fatal...

Sori bro...
Kata-kata saya memang menyakitkanmu...
Tetapi memang begitulah nyatanya. Semua kesedihanmu, penderitaanmu, kesusahanmu karena dirimu sendiri sama sekali bukan karena orang lain. Kalau kau ingin berubah maka rubahlah dirimu sendiri.

Rubahlah bro
Sekarang..
Atau kau akan menderita selamanya

Pembaca.. Kurang lebih begitulah nasehat sahabat saya.. Menyakitkan namun memang benar adanya. Saya lemah dan bodoh. Makanya saya harus berubah.. WAJIB BERUBAH. Perubahan memang perlu proses dan saya bersedia menjalaninya. Perubahan perlu kesabaran dan saya rela melakukannya. Semua perlu pengorbanan, semua perlu perjuangan..

Berubah bukan untuk saya sendiri, tetapi lebih kepada "membahagiakan orang-orang yang kucintai". Demi mereka saya harus kaya, harus pintar, harus bermanfaat, harus mengayomi, harus berbagi dll. Saya ingin hidup untuk kebahagiaan orang lain, karena disitulah saya merasakan kebahagiaan yang tiada terperi.

Bukan berubah untuk diri sendiri, tetapi berubah karena berkomitmen memaksimalkan potensi kemanusiaan yang sudah Tuhan berikan.. Saya tak mau mengecewakan_Nya.. Saya ingin pulang dengan membawa ridho_Nya.



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment