Mar 3, 2013

Motivasi Terbaik Albert Einstein

A: "Waah, Bapak pinter banget, tolong ajari saya dong?"
B: "Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah."

http://abtreni.com/?id=adhinbusro

Sobat, makanya bertahanlah terhadap segala cobaan dan masalah yang menerpa hidup. Percayalah semua orang bermasalah.. Tetap bertahan dan ber Tuhan, karena orang yang lari dari masalah berarti lari dari kasih sayang Tuhan..

A: "Pantesan saja Bapak sukses luar biasa, Bapak punya bakat yang sangat unik/khusus"
B: "Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja."

Sobat, kita dianugrahkan panca indera, akal dan pikiran untuk menikmati segala fasilitas yang diberikan Tuhan. Maka nikmatilah dengan berbahagia, karena hanya orang yang berbahagia saja yang mampu menikmati berkah hidup

A: "Kayaknya sulit untuk saya bisa sesukses Bapak, saya takut salah"
B: "Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru."

Sobat, salah itu biasa. Semua orang pernah salah.. Jangan sekali-kali takut salah karena artinya ia tidak mau belajar. Anggap kesalahan adalah pengajaran dari Tuhan, supaya ke depan tidak mengulangi kesalahan yang sama. 


A: "Padahal saya sudah berusaha keras untuk bisa sukses, tetapi kok sulit sekali buat saya"
B: "Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga."


Sobat, berusahalah semaksimal mungkin, bekerjalah seoptimal mungkin. Buatlah tujuan yang lebih mulia yakni untuk belajar supaya kita bisa menjadi orang yang lebih baik. Lebih berharga. Insya Allah kesuksesan akan mengikuti. Otomatis

A: "Siapa sih yang tidak ingin sukses, berguna dan bermanfaat untuk sesama, tetapi sudah 20 tahun saya bekerja di perusahaan itu, namun hasil tidak sesuai dengan harapan"
B: "Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda."


Sobat, sekali lagi jangan mengulangi kesalahan yang sama terus menerus. Lakukan perubahan demi perubahan sekecil apapun itu, jika kita menghendaki hasil yang lebih baik. Jika doa kita "Tuhan kayakan aku dengan kaya yang bermakna" kemudian memaksakan diri untuk bertahan ditempat yang tidak ber rezeki banyak, artinya kita tidak yakin bahwa Tuhan Maha Kaya
 

A: "Lalu bagaimana kunci keberhasilan dimasa depan menurut anda?"
B: "Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi.", tetapi dalam permainan masa depan "Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain."


Sobat, waktu itu semu. Puluhan tahun telah kita lewati dalam sekejap. Masa depan akan segera kita datangi dengan cepat. Maka mulailah dengan sebuah niat. Sebuah imaginasi akan masa depan yang lebih baik. Kemudian lakukan usaha lebih dari yang orang lain lakukan untuk membuat imaginasi menjadi nyata. Itulah doa, doa sepenuh jiwa dan raga.. Dan Tuhan Maha Mengabulkan Doa..

A: Diri saya
B: Albert Einstein..


Sobat, kita diciptakan sebagai pemenang. Percaya ini... Kita adalah pemenang jika menghadapi setiap problematika hidup dengan semangat yang positif. Bahagia dengan keberhasilan dan tetap bahagia dengan kegagalan..

Ingat, Jendela kamar boleh bilang: Lihat dunia diluar. Langit langit kamar boleh berpesan: Bercita-citalah setinggi mungkin. Jam dinding boleh berkata: Tiap detik itu berharga. Kalender boleh berbisik: Jangan menunda sampai besok. Pintu boleh berteriak: Dorong yg keras, pergi dan berusahalah..Tetapi tetaplah berlutut dan bersujud serendah lantai kamarmu, karena kunci kesuksesan kita harus dimulai dengan DOA! Karena semua keberhasilan dan kebahagiaan hak Tuhan Semesta Alam, Allah Azza Wajalla...

Doa dan usaha, seiring sejalan untuk sukses hidup yang berbahagia... Amin  


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment