Mar 22, 2013

Manusia yang paling besar cintanya kepada kita Rosulullah saw

........"Alangkah inginnya aku berjumpa dengan saudara-saudaraku itu, sungguh aku rindu kepada mereka"........
http://www.adhinbusro.com/2014/02/download-gratis-magis-7.html

Tahukah anda bahwa ada seseorang yang sangat merindukan saya dan anda? Dia orang yang sangat suci dan mulia.. Kita begitu istimewa dihadapannya.. Dia mencintai kita dengan segenap jiwa raganya.. Dia mencintai kita dengan cinta yang tak terbayangkan...

Dialah nabi Muhammad saw.. Cintanya begitu dalam kepada ummatnya di akhir zaman. Karena belum pernah melihat Nabi saw, namun beriman kepadanya..

Saking cintanya kepada kita tatkala detik-detik menjelang wafatnya merasakan perihnya sakaratul maut, disaat semua sahabat tak mampu menahan air mata bercucuran, bahkan sebagian tak mampu menahan goncang jiwanya serta merta Nabi saw berdoa.."Ya Allah sakit nian sakaratul maut ini, maka timpakan saja semua sakit ini kepadaku, jangan kepada ummatku.. Kemudian saat ruh hampir berpisah dari tubuhnya ternyata yang disebut Nabi saw bukan hartanya, anaknya, istrinya atau sahabatnya.. Tetapi Nabi menyebutkan "Ummatku, ummatku, ummatku"...

Buka mata buka hati....
Mungkin kita belum mencintai Nabi saw dengan sebenarnya, namun Nabi sangat mencintai kita.. Tak pantaskan manusia mulia itu mendapat cinta dari kita?? Tegakah kita menghianati cintanya?? Tegakah??
Kalau begitu buktikan bahwa kita mencintai Nabi saw dengan mengikuti sunnahnya dan meniru akhlaknya..


Dari sumber hadist berikut
Dari Sahabat Ibnu Abas, diriwayatkan suatu ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bertanya, "Siapakah makhluk Tuhan yang imannya paling bagus ?" Para sahabat menjawab '"malaikat, ya Rasul". Rasulullah menyampaikan, "bagaimana malaikat tidak beriman, sedangkan mereka pelaksana perintah Allah Ta'ala". Para sahabat menjawab, "Para nabi ya Rasulullah". Rasulullah menyampaikan, "bagaimana nabi tidak beriman, sedangkan wahyu dari langit turun kepada mereka?" 

Para sahabat menjawab, "para sahabat-sahabatmu, ya Rasulullah". Rasululloh menyampaikan, "bagaimana sahabat-sahabatku tidak beriman, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka saksikan. Mereka bertemu langsung denganku, melihatku, mendengar kataku, dan menyaksikan sendiri tanda-tanda kerasulanku". Selanjutnya baginda Rasul bersabda, "Yang paling menakjubkan imannya adalah kaum yang datang sesudah kalian semua. Mereka beriman kepadaku, tanpa pernah melihatku. Mereka membenarkanku tanpa pernah menyaksikanku. Mereka menemukan tulisan dan beriman kepadaku. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka mengamalkan apa-apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka membela aku seperti kalian membelaku. Alangkah inginnya aku berjumpa dengan saudara-saudaraku itu". 

Dan ada juga sebuah riwayatkan yang berasal dari Abu Jum’ah, 'Suatu saat kami pernah makan siang bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan ketika itu ada Abu Ubaidah bin Jarrah ra yang berkata " Yaa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adakah orang yang lebih baik dari kami? Kami memeluk Islam dan berjihad bersama Engkau". Beliau shallallahu alaihi wasallam menjawab "Yaaa ada, yaitu suatu kaum yang akan datang setelah kalian, yang beriman kepadaku padahal mereka tidak melihatku”. 

Wallahu A'lam



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment