Mar 11, 2013

Arti dan Hakikat Islam yang Benar

Apakah islam?? Secara bahasa ia berarti menyerahkan diri. Tunduk patuh kepada Sang Pencipta tanpa kecuali. Tanpa pikir-pikir.. Siapakah orang islam/ muslim itu???
  • Apakah dia yang berjubah putih, bercelana cingkrang dan berjenggot panjang???
  • Apakah dia yang memegang teguh pendapat dan mazhabnya??
  • Apakah ia yang selalu terlihat di masjid, di mushola, di pengajian dan majelis lainnya??
  • Apakah ia yang selalu melarang ini dan itu, membid'ahkan ini dan itu??
  • Apakah ia yang sangat menyukai rebanaan, maulid, dan perayaan lainnya??
  • Apakah ia yang terlihat sangat ekslusif dengan jamaahnya??
Bisa jadi iya.. Tapi menurut saya tidak semata-mata hanya begitu... Bagi saya kalau masih sebatas itu artinya islam yang masih kulitnya belum isi dan maknanya.. Ia belum menjadi rahmat bagi seluruh alam.. masih sebatas ritualitas dan kebanggan mazhab yang berlebihan..
http://hjkarpetmasjid.blogspot.com/

"Ah anda sok tahu" Bukan sok tahu tetapi ini pendapat pribadi.. Karena kita ingin melihat image islam yang baik sebagai rahmat bagi sesama.. Itu saja.. Apakah islam seperti ditulis diatas salah?? Siapa yang menyalahkan, tidak ada. Cuma ingin tidak hanya seperti itu, tetapi lebih kepada melihat keluar. Islam itu bukan ekslusif tetapi sekali lagi rahmat...

Lalu muslim yang baik itu yang bagaimana???
Menurut saya, dialah yang hatinya tunduk patuh kepada Sang Pencipta.. Lurus antara ritualitas dan muamalah.. Bisa jadi pakaiannya biasa tetapi akhlaknya luar biasa. Sukur-sukur berjubah dan berjenggot plus berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama. Tidak hanya muslim namun bermanfaat juga secara muamalah bagi pemeluk agama lain, bahkan bagi hewan dan tumbuhan..

Tunduk patuh itu berarti ketika di masjid dialah yang paling khusuk, berlinang air mata mengingat betapa besar dosanya, sekaligus betapa besar Kasih Sayang_Nya.. Ketika diluar ia adalah orang yang paling baik hatinya. Paling gemar membantu sesamanya.. Paling disukai orang lain dan di segani lawan..

So, akan lebih baik jika muslim itu saling bermanfaat untuk sesama dan alam semesta dari pada hanya menonjolkan ritualitas kering makna. Lebih baik bermaafan dan mengembalikan segala perbedaan hanya kepada Allah swt dari pada hanya memperuncing perbedaan tafsir dan mazhab. Hanya Allah yang Benar dan manusia hanya berusaha menjalani jalan yang benar. Kebenaran dari Allah swt maka janganlah ragu..

Dia yang akan menunjukkan jalan kepada siapa saja yang Ia kehendaki, dan Allah jua yang akan menyesatkan siapa yang dikehendaki. Maka berilah peringatan dengan hikmah dan kebijaksanaan kemudian kembalikan segala keputusan hanya kepada Sang Pencipta. Karena kita tidak akan pernah bisa menggaransi si fulan akan mendapat petunjuk dan jalan kebenaran dari kita. Bukan kita tetapi Allah. Dia memberikan kebenaran melalui cara-cara_Nya. Dia mengajak hamba_Nya kembali dengan beragam cara sesuai kehendak_Nya..

Dari pada memperuncing masalah, yuk tunjukkan kepada sesama dan alam semesta bahwa "Saya adalah muslim yang menjadi rahmat dan manfaat untuk semesta alam"


Artikel Terkait



1 comment: