Feb 24, 2013

Kejujuran Itu Berat namun Membahagiakan

Kejujuran, adalah kata yang mudah diucapkan namun kenyataanya sulit untuk diterapkan. Apalagi jujur disaat keadaan sulit. Jujur disaat nyata-nyata bersalah adalah pilihan yang berat. Hanya orang-orang yang meyakini kejujuran adalah ibadah saja yang mampu untuk kukuh mempertahankannya.

Zul, dia kalah dalam sebuah proyek di perusahaannya. Bosnya marah besar saat tahu Zul dan timnya kalah. Padahal persiapan untuk mengikuti proyek tersebut sudah dilakukan sangat maksimal, dan yakin akan bayangan kemenangan. Namun apa daya, nyatanya Zul kalah..

Benar saja, sesampai dikantor langsung diadakan rapat darurat dan jadilah Zul sebagai penanggung jawab proyek kena damprat habis-habisan. Sebenarnya itu bukan 100% kesalahan Zul, dia bisa saja mencari alibi supaya kesalahannya bisa di samarkan.. Namun apa yang keluar dari mulut Zul merupakan hal yang sungguh berat...
http://magis7.com/?id=bisnis

"Zul, ini sudah kelewatan... Kamu bisa kalah disaat seharusnya bisa menang dengan mudah. Kamu kalah karena kesalahan sepele namun sangat fatal, kamu harus tanggung jawab" Damprat bosnya
"Iya Bos, tapi khan? Kata Zul hendak sedikit memberikan alasan
"TIDAK ada alasan Zul" Bentak bosnya
Zul tergelak, dadanya bergemuruh. Ia terguncang. Rata2 karyawan yang melakukan kesalahan fatal dipecat. Dengan mata sedikit berkaca-kaca Zul berkata dengan lirih namun mantap..
"Maaf Bos, oke, ini salah saya dan saya minta maaf. Saya sadar diri dengan kesalahan dan kekalahan ini, seharusnya proyek ini bisa menang, namun gara-gara saya bisa kacau seperti ini. Saya minta maaf, untuk itu saya menerima konsekwensi pemecatan dengan lapang dada" Jawab Zul

Pembaca, berat lho mengatakan kejujuran seperti diatas tanpa mencari alibi, dimana alibi tersebut bisa saja di katakannya. Berat sekali... 
Apakah Zul di pecat?? Nyatanya tidak... Bahkan dipecatpun Zul sudah rela.. Walaupun sangat berat tetapi hal itu memberikan kebahagiaan yang luar biasa untuk Zul. Kebahagiaan yang dipersembahkan kepada_Nya bahwa ia telah berkata jujur..

Sobat......
Apa yang dirasa dalam hati, diteruskan oleh mulut berupa kejujuran. Kejujuran yang dikatakan oleh mulut, diaminkan oleh hati berupa kebahagiaan.. Selaras antara mulut dan hati, hati dan mulut. Teguh, kukuh tidak pernah goyah oleh godaan setan.

Katakanlah "Saya diperintahkan Tuhan untuk berkata jujur"
Karena kejujuran adalah sebuah jalan... Dari mulut yang manis, menuju hati yang berbahagia dan berakhir pada tujuan dimana kejujuran itu disimpan, yakni didalam sorga...



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment