Jan 25, 2013

Bagaimana Mengukur Tingkat Keimanan

Terdengar suara adzan menggema. Panggilan shalat telah tiba.. Haduuh ngantuk.. Kemudian teringat, subuh itu pahalanya luar biasa besar... Tuhan Sang Pencipta memanggilmu, apa jawabanmu???

Aduhai, uang tinggal 10.000, datanglah pengemis tua meminta uangmu.. "Dari pagi belum makan dik?" Kemudian ingatlah bahwa sedekah dilipatgandakan 7 kali, 100 kali, 700 kali lipat bahkan tak terhingga, apalagi sedekah pada orang yang tepat.. Ah tinggal segitu-gitunya 10.000, lagian mau buat makan di warteg.. Apakah kita percaya Allah atau lebih percaya logika kita?? Apa jawabanmu??

Rekan bisnis datang, "Pak ini ada amplop, tolong proyek saya di golkan".. Pas dilihat, "Busyet dech, M M man.. Kemudian teringat, Tuhan Maha Melihat dan Mencatat... "Ah kapan lagi?" Apa keputusanmu???

Kondisi sempit bin ruwet ditambah banyak hutang.. Jam 9 pas, hendak shalat dhuha semoha Allah berkenan menghilangkan kesusahannya, eh dipanggil bos.."Dul, ini tolong diketik sekarang.. Ntar tak kasih tips 50.000".. Wah ni bos tahu aja lagi bokek.. Terus kepikiran, kalau gini jadi gak dhuha dong?? Ya sudahlah, besok lagi aja.. Atau apa jawabanmu??

Lagi sakit parah... Teringat kata Pak Kyai, mohonlah kesembuhan kepada Allah.. Tapi ingatnya sekilas saja, terus langsung teringat dokter.. Dok, tolong saya sakit keras.. Atau bagaimana dengan anda??

Lagi pacaran.. Katanya pacaran islami.. Dik, mudah-mudahan Tuhan menjadikan kita pasangan yang sakinah ya??... Si cewek dengan bahagia berkata.. "Amin Mas".. Lalu mereka pelukan... Ini bukan anda khan??

Lagi puasa.... Ba'da sahur jalan-jalan di luar rumah.. Syukur-syukur ada cewek cakep.. Tapi sahabat muda tidak seperti itu khan??

Tuhan tolonglah daku.. Jadikanlah aku orang kaya raya.. Nanti pasti aku akan membantu orang banyak... Nggombal kok kebangetan gitu.. Bantulah orang mulai sekarang tidak usaha nunggu syarat macam-macam.. Betul gak sih??

Sahabat... Sorry artikelnya gak jelas...
Sebenarnya kita dengan mudah mengukur tingkat kepercayaan/ keimanan kita kepada Tuhan.. Gampang sekali.. Cukup lihat keputusan kita dalam kehidupan sehari-hari.. Apakah lebih Pro Tuhan, atau pro diri sendiri.. Apakah lebih percaya Ilmu Tuhan atau logika kita sendiri..

Makanya Tuhan tidak hendak menzalimi hamba-hamba_Nya, tetapi mereka sendiri yang tidak percaya akan Ke Kuasaan_Nya, Ke Besaran_Nya..

Sudahkah kita mengukur tingkat keimanan kita hari ini??


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment