Dec 4, 2012

Bisnis Kaligrafi Lulusan Pesantren

Ass, salam sejahtera kami haturkan kepada Pak Adhin sekeluarga. Sebelumnya perkenalkan saya Abi (Bukan nama sebenarnya) dari Jabar.Usia saya 30. Saya membaca uraian bapak sampai selesai betapa hati saya merasa bahagia mendapat ilmu dari Bapak. Kebetulan kondisi perekonomian kami sedang terpuruk dalam ketidakberdayaan. Semoga Pak Adhin bisa menjadi perantara sebagai pertolongan Allah kepada saya. Begini Pak.....

Saya lulusan pesantren sudah 10 tahun mondok. Alhamdulillah sekarang sudah mukim dan mengamalkan ilmu saya dengan mengajar anak-anak ngaji habis magrib dan 1x seminggu mengajar pengajian bapak2 dan ibu2 tanpa bayaran seperakpun. Sebagai manusia saya tak luput dari kebutuhan pokok, maka saya usaha kreditan barang dengan modal awal pinjam teman dengan bagi hasil.

Alhamdulillah berjalan 2 tahun saya sudah bisa membeli motor bekas dan berbagi dengan ortu. Namun kemudian usaha saya merosot. Kemudian saya nekat menikah. Setelah menikah usaha saya justru makin merosot sampai sekarang. Tidak ada yang tersisa kecuali hutang menumpuk 30 juta. Saat ini saya ngontrak dan mempunyai 2 anak usia hampir 1 tahun.

Kebutuhan saya begitu banyak namun saya tidak berdaya dengan kondisi ini sehingga bisanya berhutang dan terus berhutang namun tidak tahu dengan apa saya membayarnya.Saya hanya pasrah menunggu keajaiban dari Allah datang. Tiap hari saya tidak kemana-mana karena tidak punya kegiatan, hanya ngajar anak-anak ngaji, juga ibu2 dan bapak2.

Kepada Pak Adhin saya minta solusi jalan keluarnya. Tiap hari saya shalat dhuha dan Tahajud tapi belum ada jalan dari Allah swt untuk saya. Apa yang harus saya lakukan? Sementara yang nagih terus-terusan datang saya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya alasan dan kadang berbohong untuk menutupi si penagih. Mhn solusinya...0857942xxxx. Isi dengan sedikit edit

Jawaban:
Sebelumnya saya mengajak semua pembaca untuk mendoakan agar masalah Pak Abi segera teratasi. Semoga Allah swt, Yang Maha Kaya segera memberikan jalan keluar bagi kemelut hidup beliau. Allahumma Amin

Saya yakin sebenarnya Pak Abi lebih mengetahui bagaimana tips memperlancar rezeki seperti dhuha, tahajud dll. Beliau lebih memahami dari saya pribadi Karena beliau telah berguru di pesantren selama 10 tahun. Nyatanya memang tidak semudah apa yang dipelajari. Apa yang didapatkan kadangkala berbeda ketika sudah menghadapi realitas hidup.

http://www.adhinbusro.com/2014/12/gratis-cara-adhin-busro-berbagi-rezeki.html
Sedikit berbeda dengan kami. Apa yang kami rasakan dalam hidup ini, kemudian kami ambil hikmahnya sambil mencari dalilnya.. Jadi Insya Allah kami belajar dari hidup kami sendiri dimana yang baik-baik saja ingin kami tularkan kepada pembaca semuanya. Semoga ada manfaatnya. Amin

Orang bilang "Semakin berilmu semakin besar cobaannya, kekuatan besar menanggung konsekwensi besar". Pak Abi mempunyai keilmuan agama yang mumpuni makanya Allah swt memberikan cobaan dimana barangkali jika yang menanggung cobaan itu saya sendiri atau pembaca, mungkin tidak akan se sabar Pak Abi..Makanya saya ucapkan selamat, karena anda adalah orang yang diberikan Kasih Sayang Tuhan yang lebih besar dari orang kebanyakan..

Tentang ritual sesuai syariat bagaimana memperlancar rezeki Pak Abi lebih tahu, disini saya sedikit menyinggung tentang hakikat dari ritual tersebut. Hakikat atau makna dari syariat/ritual agama mempunyai arti yang sangat dalam. Hakikatnya adalah melatih rasa kepada sebuah penghambaan hanya kepada Allah swt. Hakikat dari amalan rezeki seperti dhuha atau tahajud yang sudah rutin Bapak jalankan adalah untuk membangkitkan rasa, salah satunya adalah rasa yakin akan Kuasa Tuhan. Yakin bahwa janji Allah itu benar dimana Dia akan merubah hidup ahli dhuha dan ahli tahajud. Jikalau rasa itu belum tumbuh, maka itulah indikasi dhuha dan tahajud kita belum khusuk..

Bagaimana tentang membangkitkan rasa? Artikel disini barangkali bermanfaat

Saya melihat kenikmatan hidup Pak Abi adalah menyebarkan ilmu yang bermanfaat dimulai dari mengajar anak-anak kemudian ibu2 dan bapak2.. Bisnis kreditan yang Bapak geluti saya yakin tidak anda nikmati karena minim ilmu dan pengalaman, makanya rugi dan bangkrut. Maksud saya mengapa tidak berbisnis dengan Allah swt dengan cara menyebarkan ilmu yang sudah anda geluti 10 tahun?? Bukankah semua ilmu di jagad raya ini kepunyaan Allah?? Menurut saya tidak ada salahnya anda mengambil upah dari ilmu yang anda ajarkan.. Janganlah membeda-bedakan antara ilmu agama dan ilmu matematika, semuanya berasal dari Allah swt.. Kalau mengambil upah dari mengajar fikih umpamanya itu haram, maka mengambil upah dari mengajar matematika juga haram...Titik tidak koma...

Maka katakanlah dengan bangga dan yakin "Saya akan menjadi ulama terkenal dan sukses" atau "Saya akan menjadi pebisnis kaligrafi satu-satunya di kota saya".. La Haula wala quwwata illa billah

Silahkan ajarkan ilmu anda dilingkungan anda dengan gratis namun anda juga bisa melamar ke sekolah misalnya baik SD, SMP atau SMA untuk sebuah ekstrakurikuler mendalami agama. Misalnya mengajar Qiro'ah, Kaligrafi atau ilmu fikih dengan bayaran terserah direksi sekolah. Atau bisa juga anda gelar dagangan lukisan kaligrafi. Saya pernah usaha kaligrafi lho Pak? Silahkan cari tempat belanja gambar, baik gambar pemandangan, gambar rumah atau apapun kemudian tulislah tulisan kaligrafi di dalamnya. Misalkan tulislah Nama pembeli dengan tulisan kaligrafi anda. Pakailah kuas dan tinta yang bisa anda beli di tukang foto kopi... Kemudian cobalah.. Saya pernah menjajakan tulisan kaligrafi dengan meminta ijin kepala sekolah SD, SMP atau SMA untuk masuk menawarkan dagangan kepada siswa dengan pembagian keuntungan untuk sekolah sekian persen. Satu gambar dengan tulisan kaligrafi saat itu saya jual Rp. 2.000, dimana belanja gambar RP. 400 per biji sehingga keuntungan per biji Rp. 1.600. Rp. 1.600 kali 200 (jumlah siswa yang pesan persekolah)= Rp. 320.000. Satu sekolah saya selesaikan 1-2 hari. Bukankah bekerja 2 hari dengan pendapatan 320.000 itu sudah cukup besar?? Jika anda tekun maka hutang anda akan terbayar tidak terasa. Tahu-tahu lunas....

Jika anda berhasil masuk  menjajakan dagangan anda ke sekolah sekalian saja anda menawarkan pesantren kilat ke siswa. Ajarkan ilmu yang sudah anda pelajari 10 tahun ke sekolah baik ilmu fikih, Qiro'ah, kaligrafi dll. Bukankah ini menyenangkan??? Terus lebarkan bidang bisnis anda dengan niat membagi ilmu yang bermanfaat kepada sesama.... Pernah dengan Sech Puji?? Dia seorang milyader bisnis kaligrafi, dan dia juga seorang manusia. Sech Puji bisa maka anda juga bisa. Insya Allah

Saya yakin rezeki anda akan terbuka apalagi anda memanjatkan doa dengan keutamaan dhuha dan tahajud. Tinggal pekalah terhadap peluang, pekalah terhadap keahlian anda. Jemput rezeki itu karena dia tidak turun dari langit.. Sehabis berusaha menjemput rezeki tetaplah letakkan rasa anda kepada syukur, tawakal dan sabar apapun yang terjadi. Karena rasa itulah yang membuat impian kita mewujud dengan cepat dan ajaib.


Saya yakin anda bisa, dan saya yakin anda akan sukses.... Amin


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment