Nov 28, 2012

Kisah Mengharukan, Kasih Sayang Orang Tua

Alkisah di sebuah daerah antah berantah, seorang dokter bercerita
"Seorang wanita datang kepada saya untuk meminta kelahiran bayinya sebelum waktunya, dia datang dengan wajah bersedih, menyimpan sebuah derita yang tertahan. Berat sekali saya lihat beban di hatinya"
http://magis7.com/?id=bisnis

"Dok, tolong saya untuk melahirkan bayi ini" Kata wanita itu memelas
"Tapi kenapa, bukankah ini sebelum waktunya?" Jawab dokter
"Dok saya hampir kehabisan waktu, please dok" Kata wanita itu

Dengan berat hati sang dokter melakukan operasi cesar untuk mengeluarkan sang bayi. Akhirnya setelah hampir satu jam operasi yang melelahkan sang bayi bisa dikeluarkan dengan selamat.
Hanya selang 2 jam setelah operasi tanpa diduga oleh suster yang ada didekatnya, sang wanita mengambil sang bayi dan berlari keluar.... Suster-suster kaget bukan kepalang... Sang wanita baru saja dioperasi dan sama sekali belum sehat... Namun sepertinya ada kekuatan hebat pada diri sang ibu muda sehingga dengan sisa kekuatannya dia bawa lari bayi mungilnya seraya meneteskan air mata
Suster dan dokter mengejarnya dan memintanya berhenti

Di ruangan lain
Seorang pria muda sedang tergolek di tempat tidur pasien. Dia sedang koma karena mengalami sakit tumor otak ganas..Sebenarnya secara umum pria itu bisa saja menyerah dan meninggal beberapa bulan lalu. Tetapi sang pria bertahan.. Ada kekuatan yang hebat dalam diri sang pria sehingga dia memilih bertahan..Yah, ada sesuatu yang ditunggunya untuk datang. Sinyal dalam monitor menandakan sang pria memilih bertahan dengan sisa-sisa kehidupannya

Hffffffffffff
Kadang ketika menjalani hidup ini terlontar pertanyaan. Mengapa kita hidup? Untuk siapa kita hidup????

Ternyata sang ibu muda berlari menuju ruangan sang pria dengan tumor otaknya. Dia lalu meletakkan sang bayi didekat sang pria. Dia adalah suami sang ibu muda.. Air mata terus meleleh di pipi sang ibu muda.. Sang bayi dia letakkan ditengah-tengah mereka berdua.
Sesaat kemudian diletakkanlah tangan mungil sang bayi di sela-sela tangan sang bapak muda yang sedang koma.. Sang bayi mungil akhirnya bisa memegang tangan sang bapak untuk sesaat..

Dari luar ruangan kaca, dokter dan suster menyaksikan sebuah pemandangan yang mengharukan.. Mereka menundukkan kepalanya dan mata mereka berkaca-kaca. Ternyata itulah kekuatan hidup orang tua, yang ingin menyaksikan hadirnya sang buah hati... Walaupun hanya sesaat dirasakan namun itu sudah merupakan kebahagiaan yang tiada terkira..

Barangkali pertanyaan itu tidak perlu dijawab, yakni "Untuk siapa kita hidup"

Sang bapak dalam komanya bisa merasakan sentuhan jari-jari mungil bayi kecilnya. Dalam komanya terlihat mata sang bapak berkaca-kaca... Sebulir dua bulir air mata menetes... Sampai akhirnya sinyal monitor memperlihatkan garis lurus.. Meninggal dalam damai dan bahagia... Walau sesaat....

Selang beberapa tahun kemudian sang anak memutar sebuah video ayahnya
"Nak, jaga ibumu ya? Cintai dia, sayangi dia. Kau tahu, ayah menyayangimu. Sangat menyayangimu... Sungguh. Jaga ibumu jagoan kecilku..." Kata sang ayah dengan terbata-bata

Pembaca, kita tahu bahwa pengorbanan orang tua sedemikian besarnya. Bahkan nyawa dipertaruhkan demi keselamatan dan kebahagiaan hidup kita sebagai anaknya. Pantaskah kita mengecewakannya??? Bahkan mempermalukannya??

Sebelum mereka dipanggil Tuhan, maka berilah senyum kebahagiaan untuk mereka berdua... Walau sesaat



Artikel Terkait



2 comments: