TEMPLATE ERROR: Invalid data reference label.name: No dictionary named: 'label' in: ['blog', 'skin', 'view'] Doa Yang Di Hati, Itu Yang Dikabulkan | Adhin Busro (dot) Com

Nov 25, 2012

Doa Yang Di Hati, Itu Yang Dikabulkan

Pernahkah anda merasa doa anda belum terkabul? Nah ini adalah pembahasan secara umum tentang semua doa yang pasti dikabulkan. Untuk detail nanti akan coba kami bahas lain waktu. Ulasan ini juga jawaban bagi siapa saja yang bertanya kenapa doa anda belum dikabulkan. Bagi saya semua doa pasti dikabulkan. Keyakinan saya, semua keinginan saya dan anda semua pasti akan mewujud. Keyakinan itulah yang hendak kami coba tularkan kepada pembaca semua. Karena untuk merasa yakin ternyata membutuhkan waktu yang tidak pendek. Ini membutuhkan proses...

Sebelumnya perlu anda ketahui bahwa doa itu dimulai dari alam hati dan rasa. Bahan baku keinginan dan permintaan anda adalah rasa. Membuat apapun tanpa bahan baku namanya msutahil. Setelah jelas apa yang diminta oleh hati dan rasa, kemudian naik ke pikiran untuk menemukan jalan keluarnya. Aktifkan hati maka otomaris otak anda akan teresonansi dan kemudian berproseslah pesanan atau doa anda sesuai kaidah hukum sunnatullah. Jadi proses otomatisasi doa bisa dijelaskan lebih singkat berikut ini

  1. Proses pembuatan doa dimulai/disisipkan di alam hati/rasa (Yakin, sabar, khusuk, tawakkal dll), maka
  2. Otomatis otak anda akan ikut aktif dan memikirkan jalan keluarnya
  3. Otomatis anda akan melakukan tindakan
  4. Otomatis proses setelah tindakan berlangsung, seperti bertemu peluang baru, orang baru, komunitas baru dll
  5. Jika dalam proses anda mengalami hambatan/kegagalan/kesulitan maka otomatis anda akan kembali kepada point 1
  6. Dan seterusnya berjalan otomatis sampai pesanan anda diantar di depan anda

Lalu doa yang pasti dikabulkan yang bagaimana? Ia lah yang anda sebut dalam dada anda bukan dalam otak anda. Ia lah yang anda sebut dengan perasaan anda bukan apa yang anda inginkan dalam alam pikiran anda. Coba simak Firman Allah berikut ini

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al-Mukmin: 60).

Artinya apa? Artinya semua doa, keinginan anda pasti dan pasti dikabulkan, apapun itu.. Lalu bagaimana sebenarnya permintaan yang dikabulkan itu?? Coba simak lagi dasar doa terkabul berikut ini

Berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda yang artinya, “Berdoalah kalian kepada Allah dengan hati yang yakin akan dikabulkannya doa, dan ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai” (H.R. At-Tirmidzi dan Syaikh Al-Albani di As-Silsilatush Shahihah [disadur dari kitabul adab, hal. 364]

Yakin adalah masalah perasaan. Jika anda ragu maka doa anda tidak terkabul.... Latihlah rasa yakin anda. Jika dalam prosesnya malah bangkrut, atau gagal umpamanya tetaplah berusaha untuk meletakkan rasa anda pada YAKIN bahwa hasil akhir sesuai dengan doa anda. Memang tidak segampang itu, makanya latihlah rasa anda.
Hati yang lalai adalah hati yang tidak memahami dan menghayati apa yang didoakan oleh mulut kita. Contoh
  • Sehabis shalat doanya memakai bahasa arab panjang banget. Bacanya sangat cepat seperti diburu waktu. Coba cek hati anda, itulah doa yang lalai
  • Baca istighfar 1001 kali, fatehah 100 kali dll, ngebut tanpa hati yang hidup adalah sia-sia
  • Doa yang diungkapkan sementara hatinya sakit seperti iri, marah, dengki dll. Contoh, ada tetangga anda yang beli HP baru dan harganya mahal. Kemudian anda merasa iri dan mengatakan "Lihat saja, nanti saya juga akan beli HP seperti dia 10 buah"


Hati/ rasa yang seperti apa dimana dalam kondisi itu doa akan makbul dengan penuh keajaiban??? Simak Firman Allah berikut ini;
"Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90)

Khusuk, harap dan cemas adalah tentang rasa bukan pikiran, maka latihlah.. 

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut” (Q.S. Al-A’raf: 55).

Berdoa dengan merendahkan diri dan suara lembut, supaya apa? Lagi-lagi supaya doa anda mampu merembes masuk ke dalam alam rasa..

“Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu” (Q.S. Al-A’raf: 180)

Zikir Asmaul Husna yang terlatih menghadirkan banyak keajaiban demi keajaiban. Zikir tersebut benar-benar secara luar biasa mampu meresonansi rasa kepada keyakinan akan Sifat-Sifat Allah dalam Asmaul Husna yang serba Maha...

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Doa salah seorang di antara kalian akan dikabulkan selama dia tidak tergesa-gesa, yaitu dengan mengatakan, ‘Aku telah berdoa namun tidak dikabulkan’”. (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam menunggu pesanan doa anda harus melatih rasa pada level/tingkat sabar yang tinggi. Jika sudah terlatih maka proses menunggu akan terasa enak dan nyaman. Karena ia YAKIN bahwa jika menurut Allah saatnya sudah tepat maka doa akan dikabulkan. Maka tunggulah dengan sabar dan dalam kondisi hati yang berbahagia karena menunggu doa anda sedang diproses...


Rahasia Waktu Doa yang Mustajab

Mengapa kita disuruh berdoa pada waktu-waktu tertentu?? Dimana pada waktu itu segala doa akan cepat sekali dikabulkan?? Lagi-lagi tentang rasa. Simak hadist Nabi SAW berikut ini

Pada sepertiga malam yang terakhir. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah tabaraka wa ta’ala turun pada setiap malam ke langit dunia pada waktu sepertiga malam yang terakhir, Allah berfirman, ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan! Barangsiapa yang meminta kepada-Ku niscaya akan Aku beri! Barangsiapa yang meminta ampun kepada-Ku niscaya akan Aku ampuni!’” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

Mengapa doa setelah tahajud sangat mustajab?? Karena saat itulah kondisi perasaan anda sedang dalam keadaan aktif luar biasa, sementara kondisi pikiran anda sedang istirahat. Perasaan saat itu mudah untuk diaktifkan.. Tidak heran banyak sekali yang menangis dalam doa pada waktu tahajud.

Ketika sujud. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang hamba sangat dekat dengan Rabbnya ketika ia dalam keadaan sujud, maka perbanyaklah kalian berdoa (ketika sujud)” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

Mengapa saat sujud semua doa cepat makbul?? Karena saat itulah kondisi perasaan anda sedang dalam keadaan khusuk yang paling tinggi. Merendahkan diri di hapadan Yang Maha Kuasa. Saat dimana rasa anda meletup-letup dan bercahaya. Tentunya hal ini bagi anda yang khusuk shalatnya. Kalau tidak khusuk ya sama saja, nggak ngaruh...

Inilah pembahasan singkat point-point rahasia doa. Untuk lebih rinci dan detail nanti di lain waktu Insya Allah akan saya bahas..

Masalah keyakinan yang ternyata tidak segampang apa yang dinasehatkan. Makanya kami membuat sebuah rahasia dimana disitu terkumpul banyak sekali hal-hal yang Insya Allah melatih hati/rasa anda kepada sebuah keyakinan bahwa apapun permintaan anda pasti dikabulkan.. Bagi yang sudah mendapatkan rahasianya silahkan dilatih dan dipraktekkan. Bagi yang belum maka kalau berkenan silahkan kunjungi link disini


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment

Ngeri.. Menyadarkan..!