Nov 5, 2012

Buka Mata Buka Hati Menjemput Rezeki



assalamualaikum wr wb, pak adhin saya seorang pns sudah berkeluarga 1 ank, saya bekerja di jogja dan kami asli dari jkarta, jadi kami kontrak di jogja
masalah saya, saya sudah terlilit hutang sebesar 95jt cicilan 10th................ saya sangat kesulitan untuk kehidupan kami sehari2 dan problem kehidupan lainya
dari ingin memiliki rumah, membantu orang tua tg memang sudah tidak berpeng hasilan................
mohon nasihat dari bpk trimakasih. Ibu Noni

assalamu alaikum bapak...
saya sangat senang sekali dapat membaca beberapa artikel bapak semoga bermanfaat untuk semua.
oh ya.. pak amalan yang pas buat saya apa ya. banyaknya hutang yg belum terbayar membuat saya
pinjam sana tutup sini. mudah2 ada solusi buat saya trimk. Bpk Husein

Assalamualaikum wr wb, pak adhin terimakasih atas email yang saya terima selama ini, yang tiada henti henti nya memberikan motipasi kepada saya yang mana pada sa'at ini saya dirundung kesulitan dalam hal rezeki saya sudah ber iktiar dan berusaha mencari dan mendapatkan rezeki yang halal yang diredohi Allah swt,namun ikhtiar dan usaha yang saya jalani belum juga kelihatan perubahannya,saya sudah lakukan apa yang pak adhin anjurkan sepeti melakukan shalat tahajut ,shalat dhuha,dan bersedekah,apakah saya harus memiliki buku paduan yang pak adhin tulis,memang niat dihati saya ingin memiliki buku tersebut,namun lagi lagi untuk memiliki buku tersebut saya belum kesampaian,dan disinilah saya mohon kepada pak adhin untuk bisa memberikan solusinya kepada saya apa yang seharusnya saya lakukan,terimakasih pak adhin wassalammualaikum,wr wb.   salam dari saya harzi.

Untuk jawaban email beliau sudah coba saya reply kepada ybs, semoga manfaat. Kali ini kami tidak hendak membahas berbagai masalah dengan alasan dari luar, namun mau coba sedikit saya gali dari dalam.

Mengapa kita banyak diberikan ujian ya? Mengapa rezeki saya seret sekali ya? Mengapa kejadian-demi kejadian tidak membuat rezeki saya semakin lancar namun justru semakin susah didapatkan. Mengapa hutang saya tidak lunas-lunas ya? Dan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang menghimpit kita dan mencoba menemukan solusinya..

Cobalah sekali ini kita mengenang 24 jam hari ini, apakah cara dan pilihan kita sudah betul. Maksudnya cara dalam memilih berbagai respon kejadian selama 24 jam hari ini apakah sudah dijalan yang benar. Coba sekali ini cobalah untuk menyalahkan diri kita sendiri seperti berikut.....

"Saya ingin rezeki lancar tetapi bangun aja kesiangan"
"Saya ingin rezeki lancar subuh aja telat"
"Saya ingin sukses dhuha aja males"
"Salah saya, seharusnya saya memilih dhuha dari pada terlalu sibuk dalam pekerjaan di pagi itu"
"Salah saya kenapa tadi tidak membalas senyum dari sahabat"
"Salah saya, kenapa tadi tidak membagi rezeki kepada pengemis yang saya temui"
"Salah saya kenapa tadi siang waktu lebih banyak saya buang sia-sia dengan banyak ngrumpi"
"Salah saya, kenapa tadi tidak ikut nyumbang sahabat yang sedang dioperasi"
"Salah saya kenapa lebih mempercayai logika dari pada matematika Tuhan"
"Saatnya salat dhuhur saya lebih memilih tidur"
"Seharusnya sehabis shalat dhuhur saya berdoa supaya Tuhan kasih rezeki yang mudah, tetapi saya malah langsung ngebut kerja lagi"
"Salah saya kenapa tadi tergoda kreditan HP, padahal uangnya bisa digunakan untuk hal-hal lain yang bermanfaat"
"Seharusnya saya tadi lebih sabar, tetapi saya malah memilih mengumbar emosi"

Hari ini saya banyak melakukan kesalahan, ampuni kami ya Rabb.. Bimbinglah kami jika engkau masih memberi kesempatan kepada kami esok hari, supaya kesalahan demi kesalahan kami bisa kami perbaiki. Amin

 
            

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment