Oct 8, 2012

Tips Menghidari Perceraian

"Ingin rasanya saya bercerai jika tidak memikirkan kondisi anak"

Itu adalah curhat oleh salah satu pembaca blog saya. Dikarenakan masalah perekonomian sang istri sempat terlintas untuk meminta cerai suaminya yang sampai sekarang masih menganggur.


Apakah dengan bercerai akan menyelesaikan masalah?? Apa ada garansi?? Bahkan tidak ada garansi sama sekali. Bukankah anda yang menerima lamaran suami anda? Atau bukankah anda yang memutuskan untuk menikahi istri anda? Lalu kenapa sekarang anda meminta cerai setelah mengetahui watak asli istri/suami anda? Kenapa karena menganggur kemudian anda meminta cerai?

Kalau kondisi keluarga anda sedang kacau maka bersabarlah. Sabar atau tidak sabar waktu terus berlalu. Tidak ada didunia ini manusia yang tidak memunyai masalah. Semua ada masalahnya masing-masing. Semua manusia sedang diuji kesabarannya oleh Tuhan. Siapa yang sabar dia yang lulus dan kemudian memperoleh solusi langsung dari Tuhan. Siapa yang tidak sabar justru akan semakin kacau hidupnya.

Situasi anda sekarang itu sudah takdir. Sudah pasti terjadi dan tidak mungkin berubah. Suami anda sekarang adalah sosok yang sengaja diturunkan oleh Tuhan untuk menguji anda. Hebatnya manusia adalah hidup bisa berubah dengan harapan dan doa. Coba jika anda ditakdirkan menjadi durian. Sampai kiamat anda berdoa supaya buah anda tidak berduri maka selama itu pula doa anda tidak akan dikabulkan. Sudah pasti terjadi dan tidak akan berubah bahwa buah durian pasti berduri.

Karena takdir manusia ke depannya bisa diharapkan berubah lebih baik dengan doa maka doakanlah...

Justru saat-saat tersebut adalah momentum untuk selalu dekat dengan Tuhan dan memanjatkan doa dengan khusuk. Istri yang baik adalah yang selalu mendoakan suaminya. Maka doakanlah salah satunya supaya mendapatkan pekerjaan yang layak.

Setelah anda lulus dengan cobaan itu niscaya hidup anda akan berubah. Bukankah memang manusia hidup di dunia supaya ada ketergantungan kepada Tuhan? Supaya ketika suami anda mendapatkan pekerjaan atau hidup berubah menjadi kaya dan bermakna, maka anda mampu untuk benar-benar bersyukur dan menghargai kesuksesan anda dan keluarga anda..


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment