Oct 24, 2012

Apapun masalah anda istighfarlah

Banyak sekali yang bertanya baik lewat SMS atau email mengenai berbagai kesulitan hidup mereka. Ada yang terlilit hutang, ada yang dicoba dengan kemiskinan, ada yang ingin membahagiakan orang tua dan lain sebagainya. Kemudian meminta amalan apa yang bisa menjadi solusi masalah mereka. Saya tidak menulis SMS atau email mereka cukuplah bagi anda mengetahui bahwa ada banyak sekali masalah hidup yang ternyata tidak sepenuhnya disandarkan kepada pertolongan Tuhan.

Saya sering menjawabnya dengan istighfar 100 kali setiap hari. Barangkali tidak puas dengan jawaban saya maka banyak yang mereply kapan waktunya di baca? Atau apakah dengan istighfar 100 kali bisa menyelesaikan masalah? Saya melihat sepertinya masih banyak yang belum sepenuhnya menyadari arti istighfar. Barangkali banyak yang menganggap bahwa dengan ucapan zikir sekian kali lalu masalahnya bisa teratasi. Jadi bukan kepada Allah segala masalah disandarkan namun lebih kepada sebuah kata benda yang bernama istighfar.

Begini, istighfar artinya memohon ampunan atas kesalahan dan dosa kita kepada Allah swt. Mulut kita bersitighfar kemudian hati mengamini. Bukan mulut bersitigfar namun hati dan pikirannya melayang-layang tak tentu arah. Setelah hati mengamini maka timbulah sebuah rasa di dalam dada bahwa kita sudah memohon ampunan_Nya untuk kemudian melakukan tindakan nyata dalam aktifitasnya. Inilah yang penting yakni mulut bersitigfar, hati mengamini sehingga bangkitlah sebuah rasa untuk bertaubat dan melakukan kebaikan demi kebaikan dalam aktifitas fisiknya.

Ketika kita dihadapkan kepada kemiskinan dan memohon kekayaan maka istighfarlah. Barangkali kemiskinan anda akibat perbuatan anda sendiri yang banyak maksiat dan tidak mau melakukan perubahan. Perubahan dalam artian mau merubah hidup kita yang sedang dalam keadaan miskin walaupun dengan perubahan sekecil apapun dan mulailah sekarang. Jika kita sudah benar-benar bertaubat maka rubahlah hidup anda semampu anda sesuai dengan kaidah jalan Tuhan. Ganti keburukan, kejahatan dan kecurangan anda dengan kebaikan demi kebaikan. Lakukan tindakan dengan lurus dan maksimal karena itulah tugas manusia. Kemudian Hak Allah yang memberikan anda jalan keluar bagi masalah dan problem hidup kita semua. Itu semua setelah tugas kita dilakukan yaitu sabar dalam kemiskinan kemudian melakukan perubahan demi perubahan ke arah yang lebih baik

Jika anda sedang banyak hutang dan terkena deadline maka banyak-banyaklah istigfar. Renungkan untuk apa kita berhutang, apakah karena memenuhi syahwat atau karena alasan lainnya. Jika anda yakin pertolongan_Nya seharusnya anda tidak perlu berhutang apapun yang terjadi. Bukankah anda sudah yakin akan pertolongan_Nya. Yang diperlukan adalah kesabaran dalam cobaan dan tetap menantikan pertolongan_Nya. Jaminan pertolongan_Nya ditujukan kepada orang yang sabar dalam ujian. Maka itu temui tukang tagih/dept collector ketika mencari anda dan katakan dengan jujur keadaan anda. Barangkali anda akan mendapatkan makian, hinaan dan teror lainnya itu sudah biasa. Salah sendiri kenapa berhutang? Maka resikonya anda harus siap menghadapinya. Justru disinilah sebuah drama terjadi, endingnya anda sendiri yang memilih apakah tetap sabar ataukah ikut terbawa emosi atau malah ketakutan tiada terkira. Jika anda sudah bersitigfar artinya apapun yang terjadi anda pasrahkan total kepada_Nya. Jika hal tersebut sudah anda lakukan barangkali saat itu anda belum bisa membayar hutang anda namun yakinlah ke depannya Allah swt akan memberikan jalan keluar.

Anda ingin mendapatkan pekerjaan, anda ingin mempunyai anak, anda ingin kesembuhan atau apapun itu istighfarlah. Latihlah mulai dari sekarang untuk meminimalisir kesombongan kita akan kemampuan diri. Istighfarlah dan pasrahkanlah segala dosa dan kekawatiran kita kepada Ke Besaran_Nya. Serahkan segala masalah dan permintaan hanya kepada Sang Pecipta. Dia yang Maha Mengetahui pasti Tahu segala solusi untuk semua problem dan permasalahan hidup kita. Serahkanlah dan pasrahkanlah kepada_Nya dengan banyak-banyak memohon ampun atas banyaknya dosa dan kesalahan kita.

Nasehat Hasan Al Basri. Solusi Berbagai Masalah.dari http://anangnurcahyo.wordpress.com
Suatu saat 4 orang datang kepada Hasan Al Basri dan bergantian menyampaikan masalahnya..
Orang pertama datang mengadukan kekeringan yang melanda karena hujan tidak turun dari langit.
Hasan Al Basri memberi nasehat kepada orang tersebut untuk beristighfar.

http://www.adhinbusro.com/2014/02/download-gratis-magis-7.html

Orang kedua datang mengadukan kemiskinan yang dideritanya.
Hasan Al Basri memberi nasehat kepada orang tersebut untuk beristighfar.

Orang ketiga datang mengadukan istrinya mandul, tidak bisa melahirkan.
Hasan Al Basri memberi nasehat kepada orang tersebut untuk beristighfar.

Orang keempat datang mengeluhkan kebunnya yang gersang tidak dapat menumbuhkan tanaman.
Hasan Al Basri memberi nasehat kepada orang tersebut untuk beristighfar.

Mereka yang hadir heran karena mendapat nasehat yang sama. akhirnya mereka bertanya:
“kamu ini  aneh Hasan Al Bisri, kenapa semua orang yang datang, meskipun problemnya berbeda-beda solusi yang kamu berikan sama, yaitu “istighfar”.

Hasan Al Basri menjawab:
” Apakah kamu tidak membaca firman ALLAH berikut”, lalu beliau membaca Al Quran surat nuh yang artinya:

” Maka aku berkata, ” Mohonlah ampunan pada Tuhanmu sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit , Dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu, dan mengadakan sungai-sungai untukmu”. ” ( QS Nuh: 10-12)


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment