TEMPLATE ERROR: Invalid data reference label.name: No dictionary named: 'label' in: ['blog', 'skin', 'view'] Amalan doa untuk membuat rezeki melimpah ruah | Adhin Busro (dot) Com

Formula Rahasia

10 Jun 2012

Amalan doa untuk membuat rezeki melimpah ruah

Mau tahu doa sederhana yang dengan itu urusan rezeki menjadi lancar?

Saya biasa merutinkannya setiap waktu. Tidak terbatas pada pagi, sore atau malam. Ini dikarenakan saya mendapat pengalaman dari seorang pekerja lapangan yang bonusnya terus meledak setiap bulan padahal kerjanya nyantai-nyantai saja.

Efek dari doa ini sungguh ajaib. Zul pernah bekerja sebagai Marketing di perusahaan distribusi. Kami mempunyai tim yang hebat, hanya satu yang males kerjanya. Bagaimana tidak, dia bekerja asal-asalan saja. Kerja jam 9 pagi, jam 3 sore sudah balik kantor. Dibanding tim lain yang gesit-gesit dia paling lamban. Namun anehnya dialah yang paling hebat dalam hal penjualan. Tahun 2011 menjadi The Best Marketing Se Indonesia. Bonus pada bulan maret 2012 saya lihat lebih dari 30 juta, tepatnya sekitar 33 juta rupiah.
Saya jadi bertanya-tanya apa yang membuat Zul sesukses itu, padahal dilihat dari kerjanya terlihat sangat nyantai..

Kemudian saya dapat deh bocorannya. Ternyata Zul mengamalkan amalan sederhana berikut ini.

1. Yakin Bahwa Allah lah yang memberi rezeki kemudian meminta hanya kepada_Nya
2. Selalu mendekat kepada_Nya dan selalu mengharapkan Rahmat turun kepada kita
3. Selalu membaca doa berikut ini dalam keadaan apapun dan situasi apapun, dengan keyakinan penuh bahwa Allah akan menolongnya dan mempermudah jalannya

A'uudzubillaahil aliiminassaythoonirojiim. Bismillaahirrohmaanirrohiim. Bismillaahi tawakkaltu alallah, walahaula wala quwwata illa billaahil aliyyil adziim. Insya allaahu minal aaminiin

Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mengetahui, dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada_Nya, dan tiada daya kekuatan kecuali Allah yang Maha Luhur Maha Agung. Semoga Allah mengabulkan. Amin

Ngomong-ngomong siapa teman saya yang kerjanya nyantai namun hasilnya luar biasa hebat? Semoga pembaca faham siapa orangnya..

Mengapa bisa demikian?? Ternyata saya memahami satu hal. Zul melantunkan doanya dengan penuh keyakinan. Ia punya tujuan dan berkomitmen akan mengejarnya. Ia berjanji akan mengambil bagiannya yakni berdoa dan berusaha sementara untuk hasil ia serahkan kepada Tuhan.Itulah tawakal.

Satu yang membuat Zul mengerti lebih dalam. Jika gagal itu adalah ketetapan, jika berhasil juga ketetapan. Jadi mengapa harus ngoyo? Sukuri saja apapun hasilnya dengan sebuah keyakinan, inilah pembelajaran dalam hidup. Cukup kerjakan tugas sebagai manusia yakni bekerja. Saatnya kerja ya kerja saatnya ibadah ya ibadah.

Itulah keyakinan Zul. Keyakinan yang menggerakkan jiwa dan raganya untuk berjalan menuju apa-apa yang dijanjikan Tuhan. Dan Zul tidak akan berhenti sebelum menemukan Janji Tuhan.. Dan ia menemukannya.. 

Mau saya pandu untuk mengamalkan rahasia kunci sukses? Klik disini untuk detail

N/B: DOWNLOAD GRATIS
Disini anda akan mendapatkan beberapa buah produk yang bisa anda download setelah anda menuliskan nama dan alamat email. Produk tersebut adalah

  • Sejarah Rahasia Sukses kami
  • Langkah awal menerapkan kunci sukses
  • Berbagai pertanyaan dari sobat lainnya yang membutuhkan solusi
  • Kisah nyata/ testimonial yang menakjubkan
Ada juga panduan lain tentang
  • Bagaimana melunasi hutang segunung
  • 3 Orang Kaya dan Rahasia Mereka
  • Dan hikmah besar lainnya
Tulis nama dan email anda, nanti script akan redirect langsung kepada alamat url nya. Kemudian silahkan langsung di download produknya. Agar tidak lupa, link download juga saya kirimkan ke alamat email anda. Jadi silahkan dicek emailnya..
First Name:
E-Mail Address:

Artikel Terkait



27 komentar:

  1. ada yang lebih praktis gak amalannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya tidak ada amalan yang praktis dan membuat anda kaya, tetapi Allah. Amalan adalah sarana menghidupkan spirit untuk berjuang menghadapi segala permasalahan dengan bersandarkan kepada Allah swt

      Hapus
  2. banyak amalan dan doa segala macam tapi kog kaum muslim di negeri ini banyak yang melarat ya hidupnya? coba bandingkan dengan kaum minoritas yang non muslim? apa lagi yang bermata sipit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena memang yang menjadi sarana untuk kaya bukan shalat dan amalan tertentu tetapi Allah.. Semua amalan hanya sarana saja. Sarana bagi orang yang percaya akan kuasa Tuhan. Sarana untuk menghidupkan ruh/semangat dan keyakinan akan Kebesaran Tuhan. Jika anda melihat orang yang jarang shalat namun rezekinya lancar saya juga idem. Jika ingin seperti itu maka bekerjalah dan berusahalah dengan maksimal, jangan pedulikan halal dan haram, niscaya akan dibukakan jalan kepada anda untuk meraih kekayaan sebanyak-banyaknya untuk kemudian dibinasakan sehina-hinanya. Tentunya kita tidak ingin seperti itu. Kita ingin kaya hati dulu dengan mensyukuri apapun yang ada sekarang untuk kemudian menuju kaya hati dan kaya harta. Apa yang anda sukuri akan anda dapatkan lagi dalam jumlah berlipat ganda.. Damai dan bahagia dunia akherat. Setuju?? Yuk latihan tidak memandang kekayaan dari banyaknya harta benda semata-mata, tetapi lihatkah kekayaan kepada apa yang ada didalam dada kita semua terlebih dahulu.

      Mungkin itulah mengapa banyak muslim yang miskin, karena merasa tidak perlu ilmu. Tidak haus ilmu. Menganggap yang jualan ilmu tidak ikhlas. Maunya semua gratis. Maunya diberi/disedekahi. Meskipun mereka shalat dan zikir yang banyak, namun jika aktifitas ibadahnya tidak berefek kepada kehidupan nyatanya, maka alamat Ibadahnya kurang sempurna. Ibadah giat namun mentalnya tidak diubah sama saja alias sami mawon.. Makanya shalatlah, zikirlah, hayatilah. Jangan sampai ibadah anda tidak sampai kerongkongan alias tidak membuat hati dan jiwa anda hidup. Karena jika hati dan jiwa anda tidak hidup sewaktu ibadah, maka itu semua tidak akan berefek kepada berubahnya mental anda dalam menjemput rezeki umpamanya.

      Hapus
    2. Saya pernah baca salah satu ayat Al Quran(lupa ayat apa), bahwa Alloh akan memberikan kenikmatan dunia kepada siapa saja, tidak pandang bulu muslim atau non muslim, tapi kenikmatan akhirat/surga hanya untuk muslim yang bertakwa...jadi sejak saya baca ayat itu, saya tidak lagi risau dan bertanya2, kenapa banyak non muslim yang kaya harta, sukses, dll

      Hapus
    3. weleh mas berarti belum kenal orang2 minoritas keturunan tionghoa, tirakatnya juga banyak mas, terutama yang agamanya budha dan konghucu, walau dengan kepercayaan mereka, tetapi Allah juga yang mengabulkan doa mereka. Malah ada juga pake amalan Islam,hehehe... lah orang Islam solat aja jarang2...zikir kaga pernah...prihatin kurang, usaha juga kurang

      Hapus
    4. wah mas riantkuza belum kenal orang2 tionghoa berarti... tirakat dan prihatinnya kuat mas, terutama yang budha dan tionghoa...tentu tirakatnya berdasar kepercayaan mereka tetapi Allah juga yang mengabulkan kan...malah ada yang pake amalan Islam juga hehehe...

      Hapus
    5. Wah mas Ibod dalam juga ilmunya.. Btw saya sering mengunjungi facebook mas ibod https://www.facebook.com/bayu.priyambodo.16?fref=ts Semoga sukses ya?

      Hapus
  3. Seharusnya kita malah berterimakasih kepada ilmu yang diajarkan

    BalasHapus
  4. Jangan selalu melihat kekayaan dari banyaknya harta benda atau materi semata. Kalau begitu adanya maka lihatlah yang punya google, facebook, microsoft dll. Saya yakin dia tidak melakukan shalat atau amalan rezeki nyatanya duitnya bejibun.
    Semua perlu kerja keras, amalan rezeki hanya salah satu sarana supaya kita mau bekerja keras karena yakin saatnya pertolongan Tuhan pasti datang. Trims. Roziq

    BalasHapus
  5. Ijin copas, utk sy sharing ke orang lain. Link halaman ini saya cantumkan. Trm ksh.

    BalasHapus
  6. Ass...
    Pa Ustad, saya mohon ijin untuk mengcopy paste beberapa do'a dari situs ini.
    Atas ijin dan perkenan Bapak, saya ucapkan terima kasih.
    Salam, Dedi H.

    BalasHapus
  7. Saya slalu membaca ayat kursi..dlm keadaan apapun.trs pas sya trtarik dgn doa y9 artinya"cukuplah اللّه bagi qu karna sungguh dia adalah sebaik2 pelindung..maka dlm setiap wkt sya mmbaca itu.sya hnya seorng spg.saya lgi galau karna omset saya menurun..saya akuin amalan doa saya ada.tp shalat sya msih bolong2..kira2 bagai mana tu pak?law mslh sedekah insya اللّه sya slalu menyisihkan rezeki saya..apa krn itu omset saya menurun..sya ykin sya bisa bkerja dn baik.tnpa menanyakan hak sya.y9 penting kewajiban saya trlaksana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau makna dari doa yang mbak baca meresak kuat dalam hati menjadi sebuah keyakinan maka sudah cukup untuk meruntuhkan gunung. Hehehe..
      Bagaimana kalau omset menurun? Kembali ke keyakinan itu tadi, "Ah ini cuman proses".
      Kalau sholat ya jangan bolong2, khan kewajiban

      Hapus
  8. Saya setuju dengan kalimat berdoa dan bekerja. Dahulukan doa, dan bekerja. Saya Katolik, saya keturunan tionghoa-arab... Barangkali ajaran islam pun juga mengajarkan untuk berdoa dan bekerja. Apa bedanya dengan Ora Et Labora? Jelas slogan ini general serta pantas bagi siapa pun juga. Perlu diketahui bahwa Ora Et Labora bukan berasal dari agama katolik, melainkan berasal dari filsafat terkemuka pada waktu itu dan tidak ada sangkut pautnya dengan katolik sedikit pun.

    BalasHapus
  9. Berdoa dan Bekerja itu kunci utamanya. Untuk masalah nilai penghasilan alias kaya/miskin, besar/kecilnya pendapatan, itu ada 2 faktor:
    yg pertama adalah faktor kristalisasi kringat, smakin banyak kristalisasi kringat, bisa jadi penghasilan meningkat. Logika berpikir ini memang mudah untuk dicerna dan memang masuk akal. Tidak cukup hanya dgn otak yg digunakan untuk berpikir mengenai bisnis atau usaha Anda, perlu juga otot, yg mana otot ini mewakili kinerja aksi Anda, berjalan, berlari, makan, menulis, membaca dan apa saja yg mendukung usahamu dalam bentuk tindakan atau action. Maka dalam konteks pertama tentang faktor kristalisasi keringat membutuhkan Otak dan Otot, bisa diasumsikan pikiran dan perbuatan.

    BalasHapus
  10. Itu yg pertama yaa, sekarang yg kedua adalah faktor luck (keberuntungan). Inilah yg memegang peranan hingga 70% segala usaha Anda, jelas2 luck itu bukanlah suatu yg sengaja diciptakan atau dibuat buat... Lalu darimana datangnya Luck? Ya, Dari hati dan mulutmu harimaumu, karena jalur jalannya sebuah doa, rapalan, amalan atau kutukan sekalipun itu melalui kedua object tersebut, yaitu hati dan mulut. Saya tidak bisa menjelaskan apapun mengenai luck secara detail karena murni rahasia ilahi, saya manusia biasa hanya bisa membahas kulitnya saja, yaitu yg mana jika keberuntungan berpihak kepada Anda, maka ya pasti UNTUNG, alias rezeki nomplok, dll dst pokoknya yg bagus2 nan indah2 lah... Nah untuk memperoleh luck, banyak2 lah berdoa, berdoa pun banyak cara, seperti yg diajarkan oleh para imam kita, berdoa bisa disalurkan dengan membaca kitab suci agama kita, berdoa bisa disalurkan dengan senandung, bisa juga dengan bersedakah, bisa juga dengan beramal, menyapa, bersilahturahmi, bersenyum, dll tanyakan saja pada para imam agama kita masing2, tentu ada banyak penyampaian sebuah doa, karena Tuhan Allah kita yg Maha segala Maha sudah menyiapkan dengan baik adanya serta banyak alternatif untuk menyampaikan pesan dan syukur kepada Nya. Kembali kepada diri kita masing2, seberapa dekat kita dengan Nya itu Anda sendiri yg bisa mengukur dari hari ke hari. Maka dalam konteks kedua tentang faktor keberuntungan membutuhkan Hati dan Mulut, bisa diasumsikan perasaan dan perkataan.

    BalasHapus
  11. Nah tanpa faktor kedua, alias sial atau apes, hasilnya pun tak maksimum, bahkan terkadang tak memuaskan, malah berujung kekecewaan.
    Bayangkan saja jika Anda bekerja begitu keras dan Anda baru saja menikmati penghasilan yg di luar biasanya, lebih banyak daripada bulan2 kemarin dan ditambah bonus2 yg lain nya karena kerja keras Anda, namun tiba2 saja salah satu anggota keluarga Anda jatuh sakit dan Anda harus membawanya ke RS, dan di posisi tsb Anda mutlak membayar biaya tsb yg jauh lebih besar daripada pendapatan2 Anda. Hasil kristalisasi keringat Anda pun tidak bisa dirasakan dan dinikmati lebih dari 24jam, parahnya pendapatan Anda yg sebelumnya (tabungan Anda) juga ikut terseret keluar dari kantong kekayaan Anda. Kekecewaan pun menyelimuti Anda kemudian.

    BalasHapus
  12. Begitu pula tanpa faktor pertama, alias hanya bersandar pada nilai hoki tanpa usaha untuk bekerja, hasilnya pun tak optimum, bahkan terkadang menimbulkan sesuatu yg haram atau bahkan bisa lebih parah dari itu.
    Bayangkan saja jika Anda sedang berjudi dengan mesin BINGO dengan uang pas2an, jelas usaha Anda / kristalisasi keringat Anda tidak sebesar faktor keberuntungan Anda. Dan kemudian jackpot jatuh pada Anda dan selanjutnya Anda bisa pikirkan sendiri dengan uang USD 1.000.000 di tangan Anda dalam bentuk cash hasil judi. Kemungkinan Anda bisa bersenang2 dengan para wanita di dalam clubbing dan bermabukan dan kemudian berzinah di kamar hotel yg paling mewah di kota itu dan kemudian mengkonsumsi obat2an terlarang, yg jelas sangat diharamkan di semua agama di Indonesia, setauku.

    BalasHapus
  13. Kesimpulan sudah terlihat jelas, Berdoa dan Bekerja memang sangat diperlukan di kehidupan manusia. Keduanya penting, namun tetap prioritaskan 'berdoa', karena dengan inilah bisa saja faktor keberuntungan ditingkatkan lebih , di kala usaha Anda yg kian terus meningkat pula.

    Selain Ora Et Labora, kata mutiara yg satu ini juga bisa membakar emosi, dan spirit Anda, dengan perpaduan rasa sakit dan semangat yg positif, sangat baik untuk kita semua kata mutiara berikut ini :
    "Lahir miskin itu bukan kesalahan Anda. TAPI, jika Anda mati miskin itu kesalahan Anda."

    Semoga Tuhan Allah memberkati kita selalu dan hari ini lebih baik daripada kemarin !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, bagus sekali suntikan semangatnya Mas Andre. Ini Mas Andre China-Arab beragama katolik malah memahami. Doa dan Usaha. Berdoalah dengan khusukn dan penuh keyakinan karena apa? Ini perlu dicamkan ya? Karena dengan doa yang yakin ia adalah daya penggerak jiwa dan raga. Ia bahan bakar untuk menggerakkan. Gerak itu dalam bentuk usaha.

      Mungkin saya sedikit berbeda dari Mas Andre tapi nggak apa-apa. Perbedaan adalah rahmat. Bagi kami doa dan usaha terkait erat. Doa adalah permintaan, sementara usaha adalah bagian dari doa. Doa dan usaha sejatinya satu, karena berjalan otomatis. Dengan doa otomatis ia akan usaha untuk mengejar goalnya. Bukan goal setting lagi tetapi goal praying

      Hapus