Jun 6, 2012

Benarkah Anak Membawa Rezeki?

Judul kali ini adalah benarkah anak membawa rejeki? Akan ada banyak beda pendapat untuk hal ini. Beda pendapat tidak apa-apa, asal tidak merasa benar sendiri.. Anak membawa rezeki hanyalah kata-kata orang tua dahulu yang sebenarnya bertujuan untuk menyenangkan diri sendiri. Bagaimana tidak orang tua jaman dahulu khan anaknya banyak-banyak. Jaman sudah beda, sekarang kebutuhan serba mahal. Dua anak cukup. Memiliki anak 2 kadang-kadang cukup kerepotan.

Itu adalah pendapat orang lain, dan saya tidak sependapat. Saya meyakini bahwa anak membawa rejekinya sendiri. Paparan kali ini tidak dari segi ilmiah, namun dari pengalaman. Untuk keilmiahan hal tersebut saya jelaskan lain waktu. Tulisan ini saya buat karena ada kegelisahan saudara saya member rahasia kunci sukses Bp. M Rozi (Bukan nama sebenarnya untuk menjaga privasi) umur 25 tahun. Bekerja sebagai pramuniaga di sebuah minimarket. Mas Rozi gundah karena anaknya pertengahan bulan ini yakni Juni 2012 kemungkinan lahir. Pun dia masih tinggal bersama mertuanya. Saya yakin Mas  Rozi merasa tidak enak hati. Di satu sisi ingin mandiri di sisi lain kondisi perekonomiannya tidak memungkinkan untuk itu. 

Rozi, namanya saja berarti rizki seharusnya rizkinya lancar. Saya yakin seiring berjalannya waktu rezekinya memang akan tercurah. Sedikit pemaparan supaya Mas Rozi dan pembaca yang sedang menanti kelahiran bayi anda merasa yakin, bahwa anak akan membawa rejekinya sendiri.

Bukti pribadi
Saya mempunyai perasaan yang sama, kurang lebih begitu. Bagaimana tidak sekitar 7 bulan calon jabang bayi di rahim Ibunya, kami diusir oleh Ibu Kost, karena rumah kontrakan yang kami tempati mau di jual. Padahal kesepakatannya kami ngontrak selama 2 thn, dan sudah kami bayar 1 tahun full. Baru 6 bulan jalan kami sudah diusir. Ngenes khan? Kami sudah siap-siap menerima kelahiran anak pertama kami, namun kami harus menjadi orang jalanan. Nangis kalo ingat masa lalu saya. 

Kemudian tidak lama kemudian kami mendapatkan rumah kontrakan lagi dan kami sewa satu tahun, dengan semangat yang menggebu bahwa sebelum kontrak habis saya harus mempunyai rumah sendiri. Tidak peduli gaji saya yang selalu kurang, tetapi jika Allah menghendaki tidak ada yang mustahil, batin saya sambil menggenggam erat-erat kedua kepalan tangan saya, sementara mata saya melihat perut Ibunda jabang bayi. Nak, bapak pasti bisa membahagiakanmu, menyembelih kambing buat kamu. Laa Haula Wala Quwwata Illaa Billaahil Aliyyil Adziim. Seperti ada yang basah di mata saya, maaf mata saya berkaca-kaca.

Saya mau share beberapa ayat Al Qur'an. Namun bukan berarti saya pinter. Hanya sekedar cucoklogi dengan kisah kami sendiri.

Allah SWT berfirman

 “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (Qs. ath-Thalaaq: 2-3).

Kadang-kadang saya tidak percaya, kok ada-ada saja rejeki yang saya terima ketika kita sudah merasa pasrah kepada Allah, dan mengiklaskan semua dalam kuasa_Nya. Sehabis itu justru rejeki saya kenceng banget dengan cara-cara yang ajaib. Sampai waktunya tiba istri mau melahirkan, saya bawa ke RSIA terdekat di ruang vvip. Sekitar 8 jam saya menunggu anak saya lahir, kasihan juga melihat istri yang kesakitan dan bersusah payah menjelang kelahiran anak pertama kami.

"Lagi nunggu lahiran Pak?" Kata orang yang melihat saya tegang dari tadi
"Nyantai saja Pak, berdoa ya?"
"Iya Pak/bu, Doain ya, biar lancar?

Di balik tembok akhirya saya mendengar anak saya lahir dan menangis. Oeeek... oeeekk... oeeek. Saat itupun langsung tumpah ruah air mata saya, menangis cukup keras tidak peduli keadaan sekeliling. Bagaimana tidak, kami besarkan kandungan istri dengan keprihatinan yang mendalam akhirnya lahir dengan selamat. Alhamdulillah..... sambil berkata

Tuhan, Allah Yang Maha Besar
Puji syukur hanya Untuk_Mu
Inilah amanat_Mu yang dititipkan ke kami
Kami persembahkan untuk taat kepada Engkau dan Jadikan dia anak yang sholeh

Saya menangis haru dan penuh syukur sambil bersujud. Orang orang yang melihat tidak saya pedulikan. Tidak sedikit yang ikut larut dalam suasana tersebut, karena saya lihat beberapa orang meneteskan air mata. Dan ketika tulisan ini saya buatpun mata saya terasa berkaca-kaca.Beberapa orang merangkul saya dan mengucapkan selamat.

http://magis7.com/?id=bisnis
Pembaca yth, beberapa hari setelah kelahiran anak saya, banyak saudara dan sahabat yang datang ke rumah saya dengan membawa rezeki untuk anak saya. Besar jika dikumpulkan. Orang tua dan keluarga besar juga datang membawa kebahagiaan dan rezeki yang mulia. 2 kambing saya sembelih sebagai wujud taat kepada Allah meneruskan tradisi Ibrahim AS. Sukuran kami selenggarakan cukup semarak. Rezeki datang bak banjir sehingga kami mampu menyelesaikan kewajiban kami dengan sempurna.

Satu tahun kemudian janji saya terpenuhi atas ijin Allah. Saya mampu membeli rumah dan saya bangun rumah tersebut dengan dana ratusan juta. Saya lengkapi dengan ruko yang besar untuk beberapa usaha. Kendaraan saya belikan untuk istri saya.

Lengkap sudah nikmat dan karunia Yang Maha Besar Allah Azza Wajalla

Mas roji, percayalah bahwa rejeki anak anda dijamin oleh Allah SWT. Syaratnya Mas Roji harus yakin seyakin-yakinnya. Pelajari dan pahami rahasia yang saya berikan ke bapak dan praktekkan. Insya Allah keajaiban segera menyambar kehidupan bapak. 
  • Tunjukkan kepada orang tua anda bahwa anda bisa memberikan kebahagiaan dengan cucu yang lucu
  • Tunjukkan kepada mertua dan istri anda bahwa anda bisa membahagiakan mereka. 
  • Tunjukkan kepada jabang bayi anda bahwa anda akan memberikan yang terbaik. 
  • Ingat, tidak ada yang mustahil jika Allah sudah Berkehendak. Serahkan cara rezeki datang kepada_Nya dengan tetap ikhtiar maksimal. Buka mata, buka hati, buka pikiran anda. Jangan membatasi rejeki hanya dari pekerjaan utama anda. 
Saya yakin menjelang kelahiran dan setelahnya akan ada rejeki yang tidak terduga datang kepada anda. Ucapkan alhamdulillah. Selamat kami ucapkan dan doa kami panjatkan untuk kebaikan anda dan keluarga anda.

Informasi ini akan menambah keyakinan anda, bahwa Allah menjamin rezeki semua mahluk tidak terkecuali. Apalagi manusia sebagai makhluk mulia. sumber http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/keluarga-berencana-islami.html

Allah SWT berfirman

“Allah menjadikan bagimu istri-istri dari jenismu sendiri dan menjadikan bagimu dari istri-istrimu itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik.” (Qs. an-Nahl: 72)

Allah berfirman:

“Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri, Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Qs. al-’Ankabuut: 60

Allah SWT berfirman

 “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (Qs. al-Israa’: 31)


Rosulullah SAW bersabda

Dan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Ibuku (Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anha) pernah berkata: (Wahai Rasulullah), berdoalah kepada Allah untuk (kebaikan) pelayan kecilmu ini (Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu). Anas berkata: Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa (meminta kepada Allah) segala kebaikan untukku, dan doa kebaikan untukku yang terakhir beliau ucapkan: “Ya Allah, perbanyaklah harta dan keturunannya, serta berkahilah apa yang Engkau berikan kepadanya.” Anas berkata: Demi Allah, sungguh aku memiliki harta yang sangat banyak, dan sungguh anak dan cucuku saat ini (berjumlah) lebih dari seratus orang. (HSR. al-Bukhari (no. 6018) dan Muslim (no. 2481), lafazh ini yang terdapat dalam Shahih Muslim

Untuk pembaca yang saya hormati, minta tolong di doakan semoga kelahiran anak Bpk Rozi yang kira-kira bulan juni pertengahan 2012, diberikan kelancaran. Pun rezeki Bpk Rozi di berikan kelapangan oleh Allah SWT. Amin

Wallahu A'lam

NB: Ingat, ayat dan dalil yang saya cantumkan hanya ngepas aja dengan kejadian nyata. Bukan karena saya ahli hadist misalnya. Masih jauh banget :)

Adhin Busro



Artikel Terkait



16 comments:

  1. Semoga rezekinya semakin lancar

    ReplyDelete
  2. gmn ni pak rozikun, anak anda sudah berumur 6 bln. Rejeki anda tambah lancar kan? Alhamduliilah

    ReplyDelete
  3. Saya pun sudah yakin Allah swt yang menjamin rejeki hamba nya

    ReplyDelete
  4. saya juga sudah percaya dan meyakinkannya kalau rejeki akan di jamin oleh Allah swt lewat pintu sendiri maupun orang lain.

    ReplyDelete
  5. Meneteskan air mata saya membacanya. Haru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm :)

      Artikel lama banget, 3 tahun yang lalu hehe

      Delete
  6. Alhamdulillah,walaupun artikel 3thn lalu tapi ilmunya sangat bermanfaat dan membuka pikiran saat membacanya..apalagi disaat nunggu istri lahiran,terimakasih mas,semoga rejeki selalu mrnyertai kita,amiin.

    ReplyDelete
  7. baru baca beberapa baris aja sudah brebes mili air mata saya,

    ReplyDelete
  8. Amin ya allah ...
    Doa kn keluarga kecil kami yg sedang mengandung anak kembar semoga lancar d permudah sehat bayi nya dan ibu nha juga , sekarang udah 7 bulan semoga d bulan februari lahiran ...
    amin amin ya allah ��

    ReplyDelete
  9. Amin ya allah , doa kn keluarga kecil kami yg mudah mudahn d bulan february lahiran lancar anak pertama kembar , semoga d perlancar persalinan dan d permudan , sehat k 2 jabang bayi nya dan juga ibu nya juga ...
    Amin amin ya allah 🙏

    ReplyDelete
  10. sangat menginspirasi pak

    sedikit cerita pak, saya baru nikah 4 bulan, saya sama istri saya sama-sama pegawai honorer. Dan istri saya alhamdulillah sudah mengandung 2 bulan. Kebetulan ada seleksi cpns 2017 dan saya sampai tahap akhir. doain yaa pak dan juga buat pembaca ini rejeki istri dan anak saya, amiinn..

    ReplyDelete