May 26, 2012

Kisah Mengharukan "Saya Siap Membantu"

Cerita Menyentuh 2,
Diambil dari ESQ Jilid 2 Arie Ginanjar

Saya siap membantu

Saya bekerja di perusahaan asing. Tugas yang saya lakukan adalah memantau dan mengawasi pelaksanaan proyek secara administrative. Bagi saya ini adalah pekerjaan menantang dan sangat menarik. Pada saat yang bersamaan Ibu saya telah lama menderita penyakit komplikasi gula dan jantung, menunjukkan tanda-tanda kesembuhan yang jauh dari harapan. Penyakit Ibu cukup parah.
Akhir-akhir ini saya selalu tiba di rumah hampir pukul 10 malam, karena ada proyek yang harus dikejar penyelesaiannya. Biasanya setelah sampai dirumah, saya langsung menemani Ibu. Hal ini sebenarnya sungguh berat, tetapi ini adalah sebuah tanggung jawab yang harus saya terima.

Saya bertekad untuk terus bisa menemani Ibu sepanjang malam. Sekaligus menyelesaikan tugas kantor sebaik-baiknya. Saya tidak ingin menceritakan masalah yang saya hadapi ini kepada atasan saya. Ada semacam perasaan tidak ingin menyulitkan orang lain dengan permasalahan saya. Namun dada ini terasa sesak mengimpit saya setiap waktu.

Suatu hari saya merasa tak kuat lagi menahan untuk menceritakan masalah ini kepada seseorang dikantor. Saya tumpahkan semuanya kepada salah seorang teman yang saya percaya. Lalu saya meminta dia untuk tidak menceritakan kepada siapapun.

Seminggu kemudian saya dipanggil oleh atasan saya. Saya mengira dia akan menegur saya karena pekerjaan saya kurang baik. Atau mungkin perhatian saya kurang pada pekerjaan saya

Dia kemudian mempersilahkan saya duduk. Dia tampak memperhatikan saya lalu bertanya

“Apa betul Ibumu sedang menderita penyakit komplikasi berat?”

Saya sungguh tersentak dan langsung menangis. Sudah lama derita ini saya tahan seorang diri. Dia menunggu sampai tangis saya terhenti. Lalu dengan lembut dan santun, ia menyampaikan sebuah kalimat yang sangat berarti untuk saya

“Apa yang bisa saya bantu?”

Kalimat itu tidak pernah saya lupakan dan sikapnya yang penuh pengertian itu akan terus saya kenang sepanjang hidup saya.

Saudaraku
Apa yang anda rasakan setelah membaca cerita diatas?
Apakah anda meneteskan air mata? Terharu akan kemuliaan, kebijaksanaan, kasih sayang, kepedulian terhadap sesama?

Ya, itulah fitrah Allah yang sudah tertanam pada jiwa manusia berupa ruh Tuhan. Itulah fitrah manusia bahwa siapapun anda dipastikan akan menyukai sifat mulia milik Allah yang ada dalam 99 Asmaul Husna.

So, mengapa tidak dimulai dari sekarang untuk menunjukkan sikap-sikap mulia, kasih sayang dan kepedulian kepada sesama? Karena itulah kebahagiaan sejati, yakni bisa bermanfaat buat orang lain. Bagi yang menghendaki kebahagiaan dan kesuksesan dunia akherat, kenapa tidak dari sekarang menunjukkan kepada sesama sifat-sifat mulia tersebut?. Insya Allah dunia dalam genggaman anda

Recomended Info
Rahasia Kunci Sukses merupakan cara yang saya jamin bekerja untuk kesuksesan anda. Terbukti berdasarkan pengalaman pribadi dan ratusan interview dengan orang yang sudah sukses sejati. Rahasia kunci sukses adalah informasi bagaimana Mempercepat dan melipatgandakan Rezeki dan Kekayaan anda dalam 40 hari atau kurang untuk kemudian bisa meraih kesuksesan sejati anda kurang dari 1 tahun tanpa perlu terlalu pusing memikirkan caranya.




Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment