Mar 6, 2012

Demi Waktu

Waktu berjalan begitu cepat ya?
Tahu-tahu sudah punya anak
Padahal kayaknya baru kmarin saya bermain kejar-kejaran (Lithungan dalam bahasa jawa) di malam bulan purnama, waktu itu umur saya baru 7 tahun. senang rasanya
Bahagia dan selalu gembira. Saat itu benar-benar belum tahu yang namanya dosa. Ah masa kecilku,,,


Sekarang sudah kepala tiga. Sudah tahu dosa dan pahala. Sudah tahu akan adanya akherat meskipun sering melalaikannya. Dan sebagai manusia di berikan semuanya oleh Allah SWT. Udara, air, atmosfir semua disempurnakan buat kita. Gratis..

Tangan kaki, pendengaran, penglihatan dan hati... Untuk bertafakur. dan apakah saya sudah sering tafakur?? Anda??

Dan diberkanlah amanat itu kepada Manusia, dimana gunung-gunung matahari dan bulan menolaknya karena takut menyalahi perintah_Nya. Bagaimana jadinya kalau matahari bulan dan planet-planet menerima amanat Allah berupa kebebasan memilih dan perintah dan laranga ya? Lucu kalau melihat matahari malas terbit, karena kecapekan. Atau bulan yang pindah orbit dari utara ke selatan. bener bener lucu.

Justru karena selain manusia menolak untuk mengemban amanat Allah kemudian mereka tunduk setunduk-tunduknya kepada perintah Allah SWT. Tidak mungkin matahari lupa tempat terbit. Tidak mungkin bulan bergeser orbitnya. Tidak mungkin berhenti peredaran nya walaupun hanya 1 detik. Mereka takut sama Allah SWT.

Bandingkan dengan manusia????

Back to waktu.

Tahu-tahu nanti sudah kakek-kakek, nenek nenek. Tahu-tahu sudah di tempat tidur dengan berbagai penyakit. Tahu-tahu sedang menahan sakit karena sakaratul maut. Mengerang mempertahankan jiwaya. Perih karena sebentar lagi akan kehilangan semua dunia yang di cintainya. Ya, cinta dunia membuat sakaratul maut begitu menyiksa jiwa dan raga.

Dan akhirnya tak kuasa diri ini, dan jiwapun melayang, kembali kepada_Nya. Dengan ketakutan dan penyesalan yang luar biasa, sehingga terbayang murka Tuhan, dan berbagai azab neraka yang akan di jalaninya, selama-lamanya. Ngeri

Ya.. Allah, saat itu belum tiba. dan Engkau masih memberi waktu bagi diri ini untuk bertaubat. Ampuni diri ini, kasihani kami, berilah kami rahmat dan ampunan_Mu

Matikan kami dalam keadaan berserah diri kepada_Mu.

Ya Allah ampuni siapa saja yang membaca tulisan ini
Beri rahmat kepada mereka dan keluarga mereka
Berilah mereka rizki dari sisi Engkau

Ya Allah kabulkanlah doa kami

(Mari ucapkan)
Amin

Artikel Terkait



1 comment: