Mar 21, 2012

Misi Hidup Manusia

Oleh : Adhin Busro

Siapa bilang mengingat mati melemahkan hidup? Justru sebaliknya, dengan mengingat mati potensi diri orang beriman di optimalkan. Ia ingin saat kematiannya tiba, amanat telah ditunaikan. Nikmat Allah telah disukuri dengan berjihad fi sabilillah.... (MMAT/ Manajemen Masjid At Taqwa)

Mati merupakan pintu gerbang menuju Tuhan YME. Adalah saat dimana kita akan mempertanggung jawabkan semua aktifitas dan tindakan kita kepada Allah SWT. Adalah saat berakhirnya MISI HIDUP kita SEBAGAI MANUSIA ciptaan Tuhan Yang Esa, dan kemudian di tanya "SUDAHKAH kita menunaikan MISI KEMANUSIAAN kita yaitu dengan mengabdi kepada_Nya?
Dengan mengingat mati potensi diri dan orang beriman akan di maksimalkan. Adalah potensi kebaikan dalam bidang apapun itu untuk membuat MISI KEMANUSIAAN nya menjadi nyata, dalam rangka mendekatkan dan membaktikan diri kepada Tuhan. Mempersembahkan yang terbaik kepada_Nya semata-mata mengharap Ridho Tuhan.

Setiap manusia sejatinya mempunyai misi Ke Tuhanan. Adalah mengabdi kepada Tuhan melalui bidang yang kita tekuni. Seorang Pegawai Pemerintah menjalankan misi Tuhan dengan melayani masyarakat dengan jujur dan tulus. Seorang Pemimpin menjalankan misi Tuhan dengan mengayomi dan melindungi rakyat.

Apakah misi hidup anda?
Mungkin ada sebagian dari kita yang masih bingung menjawabnya. Bahkan misi kita sendiri masih belum jelas, yang biasanya di sebabkan karena terkungkung oleh aktifitas dan rutinitas yang jiwanya tidak mampu untuk menikmatinya. Atau hidup kita yang diliputi oleh dosa dan maksiat kepada Tuhan.

Untuk itu bertaubatlah dan atur ulang misi hidup yang akan kita pertanggung jawabkan di hadapan Tuhan.
Dengan Nama Allah, saya ingin menjadi pemimpin yang hebat, pemimpin dunia yang mengajak kebaikan
Dengan Nama Allah, saya ingin menjadi Milyader yang paling dermawan di seluruh dunia
Dengan Nama Allah, saya ingin menjadi Mujahid yang siap membela kemuliaan Islam dengan seluruh harta dan jiwa
Dengan Nama Allah, saya ingin mempersatukan hati setiap muslim di dunia, untuk Kejayaan Islam, Kebangkitan dan kekhalifahan Islam

Tidak ada yang mustahil jika Allah berkehendak. Kun Fayakuun. Allah yang membantu setiap hamba_Nya yang berbuat kebaikan.

Untuk itulah perlu di pahami, bahwa sebelum kematian mendatangi kita, seyogyanya;
#Kita pastikan segala impian kita dalam rangka Jihad Fi Sabilillah, dan menyempurnakan MISI HIDUP sudah menjadi nyata
#Kita pastikan, dengan berusaha semaksimal mungkin menjadi orang yag baik dan bermafaat bagi sesama.
#Kita pastikan semua perintah dan semua larangan Tuhan yang sampai kepada kita, dilaksanakan dengan penuh keiklasan dalam rangka mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan.

Semua hal tersebut agar supaya kemudian kita kembali kepada Tuhan dengan hati yang tenang dan suci. Hati yang damai dan rindu untuk bertemu kekasihnya. Hati yang dekat dengan surga.

Mario Teguh dalam seminarnya mengatakan, Kehidupan ini penuh tanda, ada tanda bahwa kita mendekati surga, ada tanda kalau yang kita lakukan, menjauhkan kita dari kehidupan yang baik.Setiap detik kalau kita tidak mendekati kebaikan kita menjauhi kebaikan.Sehingga orang yang sadar dan berada dalam waktunya, dan selalu menjaga perjalanan menuju kedalam yang baik, dia berhak bagi kehidupan yang berkualitas surga.

Dan apabila kita sudah berusaha semaksimal mungkin dalam mengemban Misi Tuhan, bolehlah kita berharap setelah kematian mendatangi kita, Mudah-mudahan Allah SWT meridhoinya sebagaimana Firman_Nya

Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Dan masuklah ke dalam surgaKu” (QS. Al-Fajr [89] : 27-30)

Berikut Video Meninggal saat sujud, mudah-mudahan melembutkan hati kita
Click here

Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment