Mar 8, 2012

Ruang dan Waktu

COba anda bayangkan enaknya makan bakso di tempat kesukaan anda. Enak??
Saat itu ruang dan waktu masih ada di pikiran..
Coba datang ke tempat penjual bakso dan makan lah...
Enak....?
Saat itu ruang dan waktu adalah nyata buat anda.
Dan anda mempercayai ruang dan waktu dengan pengetahuan yang yakin. Haqqul Yakin


Beberapa waktu setelah pengalaman anda makan bakso, itu hanya akan menjadi memori anda.

Ruang adalah tempat kejadian. Sedangkan waktu adalah saat terjadi kejadian. Ruang dan waktu menyimpan misteri yang besar. Bahkan Einstein banyak menulis buku tentang ruang dan waktu.

Sejarah adalah cerita masa lalu. Nabi Adam as pernah di surga, pernah memakan pohon zakkum. Ruang, waktu dan saat kejadian itu adalah nyata. NYATA.. Nabi Isa as mengobati orang sakit, Nabi Musa membelah lautan. Ruang dan waktu saat kejadian itu adalan NYATA. Nabi Muhammad mengemban misis kerosulan selama 23 tahun. Saat kejadian itu nyata dimana saya dan anda saat itu belum diciptakan.

Firaun adalah raja yang zalim, Qorun yang kaya namun tamak dan kikir. Abu Lahab akan tetap kafir dan terus memerangi Rosulullah. Ruang, waktu dan kejadian saat itu adalah nyata pada zaman mereka. Mereka adalah contoh kaum yang ingkar dan sudah pasti ketetapan azab neraka kepada mereka. Sejarah mereka ada, kejadian mereka nyata untuk menjadi pelajaran pada manusia berikutnya.

Kerajaan Sriwijaya pernah ada, pun Majapahit. keduanya telah musnah kini dan meninggalkan sejarah. Saat itu benar-benar nyata kehidupan mereka bahkan sampai detail-detailnya. Tumbuh-tumbuhannya nyata, manusianya nyata, rajanya nyata, patihnya nyata. Dan drama saat itu telah berakhir.

Dapatkah anda mengambil pelajaran?

Kita tidak akan benar-benar mengetahui apa yang akan kita lakukan besok. Atau satu minggu ke depan atau satu tahun ke depan. 100 tahun ke depan. Semua sifatnya gaib. Masa lalu tidak sama dengan masa depan. Yang sudah lewat tidak dapat diputar kembali. Tiada guna penyesalan jika sudah terjadi.

Tatap masa depan dengan semangat baru. Masa depan adalah ghaib, dan kita tidak akan pernah tahu persis apa yang kita dapatkan esok. Bersandar kepada Pencipta Ruang, Waktu dan Kejadian. Itulah sekokoh-kokohnya pegangan. Selalu berpikir positif dan berharap bahwa apa yang anda pikirkan bisa mewujud ke dunia nyata.

Anda ingin sukses dan kaya? Bersandarlah kepada Yang Punya Kekayaan. DUnia dan Seisinya. Jalankan dan lakukan metode_Nya dalam mencari rezeki, setelah itu bolehlah berharap Allah SWT pencipta ruang dan waktu, menyampaikan kepada anda ruang, waktu dan kejadian sesuai impian dan keinginan anda.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a. pernah bersabda,

"Rezeki yang tidak diperoleh hari ini masih dapat diharapkan perolehannya lebih banyak di hari esok,tetapi waktu yang berlalu hari ini, tidak mungkin kembali esok."

Waktu menurut Al QUr'an

Kalau kita simak, banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an yang diawali dengan menggunakan kata ‘waktu’. Misalnya wadh dhuha (demi waktu dhuha), wal fajri (demi waktu fajar), wal laili (demi waktu malam), dan masih banyak lagi. Dalam ayat-ayat tersebut Allah bersumpah dengan menggunakan kata waktu. Menurut para ahli tafsir, dengan menggunakan kata waktu ketika bersumpah, Allah swt., ingin menegaskan bahwa manusia hendaknya benar-benar memperhatikan waktu, karena sangat penting dan berharga dalam kehidupan manusia.

Dalam surat al-‘Ashr, Allah swt. berfirman: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan supaya menetapi kesabaran.” (Q.S. Al-‘Ashr: 1-3).

Demikian surat Al-'Ashr mengaitkan waktu dan kerja, serta sekaligus memberi petunjuk bagaimana seharusnya mengisi waktu.Sungguh tepat imam Syafi'i mengomentari surat ini:

Kalaulah manusia memikirkan kandungan surat ini,
sesungguhnya cukuplah surat ini (menjadi petunjuk bagi
kehidupan mereka).


AKherat

Anda pernah mendengar akherat?
Ruang waktu dan kejadian saat itu belum menjelma kepada manusia. ALam akherat adalah alam masa depan yang sifatnya kekal. AKherat adalah pengadilan manusia. Padang Mahsar, Sebuah tempat bernama bumi yang lain, datar berwarna keperakan merupakan pijakan awal. Timbangan, Jembatan, surga dan neraka adalah kejadian lain yang akan dilalui oleh semua manusia.

Allah SWT berfirman

Kemudian ditiupkan sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka (semua yang telah mati) berdiri menunggu (putusan Tuhan terhadap masing-masing) (QS Al-Zumar [39]: 68).

Ruang waktu dan kejadian saat itu adlah nyata

Namun akherat adalah alam masa depan, yang menurut manusia masih sangat jauh. Dan kecenderungan kita adalah mengikuti kesenangan yang dekat ruang dan waktunya. Padahal tentang AKherat tempat pengadilan itu, tentang siksaan dan pahala yang kekal itu

RUANGNYA ADALAH NYATA
WAKTUNYA ADALAH NYATA
KEJADIAN YANG AKAN MENIMPA ANDA ADALAH NYATA

Dan semua akan di jelmakan kepada kita pada saatnya. dan saat itu pasti datang. Tentu saja penyesalan yang luar biasa yang akan kita rasakan saat itu jika sebelumnya kita lalai. Tentu saja siksaan kekal saat itu menjadi nyata jika kita banyak berdosa. Rasa sakit, dan perih luar biasa akan dirasakan secara haqul yakin pada saat itu, dan panasnya tiada terkira akan dirasakan dengan detail dan yakin. Karena RUANG saat itu, waktu dan kejadiannya, pemandanganya, rasa dan warnanya adalah Nyata dalam pemandangan mata manusia.

Pada hari itu tidak ada yang dapat mengelak, tidak ada juga yang dapat menyembunylkan sesuatu dihadapan pengadilan yang maha agung itu.

Siapa yang mengerjakan (walau) sebesar zarrah (dari kebaikan). maka dia akan melihat (ganjarannya) (QS Az-Zilzal [99]: 7).

Sudahkah anda mengambil pelajaran??


Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment