Mar 26, 2012

Muhasabah, Manajemen Hati

Muhasabah sore

Oleh Adhin Busro

Hati berpenyakit selalu menolak kebenaran dengan menutup pendengaran dan penglihatan. Jika diri sulit berubah bisa jadi karena hati tertutup. Terbuka tertutupnya hati ada dalam dirinya, orang lain sebatas bantu mengingatkan (MMAT, Manajemen Masjid At Taqwa)

Saudaraku yang ku cintai......
Setiap saat kita terus mendekati liang lahat, sayang kita terhijab sehingga Asma Allah sedikitpun tidak bisa membuat hati kita tergetar, hati kita sudah mengeras..membatu. Kepada dosa kita anggap biasa-biasa saja, kepada kebenaran kita semakin menjauh padahal Kita Pasti akan mati.

Nafsi nafsi
Akuilah bahwa ternyata banyak dosa yang kita perbuat

Apa saja yang kita lihat selama ini..
Berapa banyak pengkhianatan yang telah kita lakukan pada Allah dengan mata titipannya ini
Allah tahu setiap lirikan mata kita dan Allah tahu setiap niat yang terkandung dari lirikan setiap mata
Siapa yang sering melihat yang diharamkan Allah
Yang jarang membaca Al qur'an
Yang matanya sering sinis melihat keberhasilan orang lain
Yang sering meremehkan orang lain dengan pandangannya


Mari kita ingat dosa telinga kita
Pendengaran yang dititipkan kepada kita untuk mendengar ayat-ayat Allah
Kenang pengkhianatan yang telah kita lakukan pada Allah dengan telinga titipannya ini
Siapa yang nikmat mendengar aib orang lain?


Mari kita ingat dosa lisan kita
Siapa yang suka berkata dusta
Siapa yang suka mengada-ada
Siapa yang sering mengingkari janji
Ingatlah wahai sahabatku sebagian besar penghuni neraka adalah karena lidahnya
Ingatlah siapa saja yang telah tercabik-cabik hatinya dengan kata-kata kita
Terutama yang pernah mendholimi Ortu-nya dengan lisannya
Yang pernah mendholimi orang-orang lemah dengan lisannya,
apalagi yang senantiasa marah
Berapa banyak orang miskin yang pernah kita hina
Ribuan kata yang terucap tiap hari, berapa kali kita menyebut asma Allah dengan ikhlas

Marilah kita kenang kebusukan hati kita

Siapa yang tidak pernah tergetar mendengar asma Allah
Hati yang keras membatu dan tidak punya perasaan karena diselimuti ma'siat
Hai …. Bersedihlah orang-orang yang berhati keras & tidak mempunyai hati yang lembut
Tahukan saudara-saudaraku…Bahan bakar neraka adalah batu..
yaitu hati yang mengeras bagai batu
Siapa yang hatinya penuh dengan kebencian
Berapa banyak kaum muslimin yang kita benci
Yang tidak rela melihat orang lain dapat nikmat
Yang selalu berfikir buruk sangka
Yang hatinya selalu dipenuhi dengan iri dan senang melihat kejatuhan orang lain
Tidak tahan melihat orang lain sukses atau gembira


Istighfar, istighfar, istighfar

Hari-hari yang kami lalui begitu memalukan ya Allah…seperti mahluk dungu yang tidak mengerti aturan
Sesudah taubat kami lakukan dosa lagi..kami lakukan lagi..dan kembali kami lakukan
Tolonglah kami ya Allah bukakan pintu hati kami Ya Allah
Agar dapat mengenal segala kebusukan dan aib-aib diri serta tuntun kami kepada taubat nasuha


Matian-matian kita mencintai dunia ini pastilah kita akan meninggalkannya
Apapun yang kita lakukan selama ini harus dipertanggungjawabkan pada Allah,
Tidak ada sedikitpun yang kita lakukan kecuali kembali pada diri kita sendiri
Allah melihat persis apa yang kita lakukan, tidak ada yang tersembunyi
Allah tahu ma'siat yang kita lakukan, tidak ada yang luput
Allah tahu dibalik semua perilaku kita
Andaikata ajal menjemput kita pagi ini..siapkah kita?
Ingatlah bahwa sakaratul maut adalah saat yang paling pahiit
Kita sering melihat bagaimana binatang kurban yang tiada berdosa,
Allah memperlihatkan pada kita repotnya saat nyawa
dicabut, mata terbelalak,lidah terjulur, badan menggelepar.
Walaupun orang meninggal tampak tenang namun sesunggunya pahit.
Kecuali bagi orang-orang yang merindukan Allah

Andaikata kita sudah mati tidak ada yang bisa menolong kita
Harta yang kita kumpulkan mati-matian yang membuat kita
pusing sehari-hari tidak dapat kita bawa, hanya secarik kain kafan yang dibalutkan ke tubuh kita.
Bayangkan saat tubuh kita sudah kaku, wajah sudah membeku
Dan dibungkus kain kafan,

Inilah kita
Sendiri di alam kubur,
tanah semakin penuh.. semakin jauh
Belatung dan cacing sudah mulai mengunyah tubuh kita,
mata, telinga, wajah dan tulang kita, perut mulai membusuk,
serangga-serangga tanah berkeliaran di mata, mulut kita.


Tapi yang paling menjadi masalah
adalah ketika datang malaikat kubur.
Mungkin malaikat akan berkata
" Wahai mahluk malang berapa tahun kau hidup di dunia betapa seringnya engkau menghianati Tuhanmu yang selalu menjamumu,
Berapa banyak engkau mensia-siakan nikmat Allah dan Kau balas dengan penghiantan
Mungkin pada saat itulah dinding-dinding kubur akan menghimpit orang-orang yang durjana

Tinggallah kita melolong-lolong,


Ya Allah engkaulah yang tahu, kapan ajal akan menjemput kami
Robb yang maha mendengar, engkau tahu persis kapan ajal akan menjemput kami, kain kafan mana yang akan kami pakai serta liang lahat mana yang akan kami huni.

Ya Allah ijinkanlah kami memanfaatkan sisa umur kami dengan benar,
ampunilah kami jika selama ini kami menghianatimu seakan-akan engkau tidak ada,
engkau tahu kami jarang berdo'a kepadamu dengan tulus,
hanya pada waktu susah saja kami kadang-kadang ingat, padahal tidak satu saatpun engkau tidak mengurus kami.


Robb jadikanlah tiap detik ini menjadi bekal amal kami
Robb wafatkan kami khusnul khotimah yaa kariim
Ijinkanlah lisan ini menyebut namamu jika ajal menjemput kami
Jadikanlah harta yang engkau titipkan ini benar-benar menjadi cahaya dalam kubur kami
Jadikanlah sholat-sholat kami menjadi pendamping kami
Jadikanlah amal-amal kami benar-benar menjadi amal sholeh
Robb lindungilah kami dari mati su'ul khotimah ya Allah

Kau tahu segala kesulitan kami, harapan kami dan kau tahu segala yang terbaik bagi kami
Robb..kepada siapa lagi kami meminta selain kepadamu ya Allah….
Senista dan sebusuk apapun kami ya Allah..kami adalah mahlukmu


ya Robb
Ya Allah inilah si lemah yang tiada arti memohon kepadamu yang Maha Gagah
Inilah si dungu yang sombong memohon kepadamu yang Maha Tahu
Inilah orang yang tidak pernah ihlas memohon kepadamu yang Maha Tulus

Ampuni Kami yang berlumur dosa Ya Allah
Ampuni kekikiran kami ya Allah, kesombongan kami, kedustaan, lirikan mata ma'siat, kedholiman dari tubuh ini, kedholiman terhadap orang tua ataupun pada hamba-hambaMu yang lemah
Jadikanlah sisa umur kami bermanfaat ya Allah,


Yaa Allah
Jadikan pendengaran, penglihatan dan hati kami
Adalah sarana untuk mengenal dan beribadah hanya kepada Engkau

Amin



Terinspirasi dari Muhasabah Aa Gym



Artikel Terkait



No comments:

Post a Comment