Mar 31, 2012

Bagaimana Ilmu Sedekah Membuat Kaya?

Oleh Adhin Busro.Berbagi/sedekah tidak akan mengurangi tapi justru menambah kebahagiaan. Menimbun atau pelit akan menambah was was dan menutup pintu rizki berikutnya

Andai kita semua berbagi dengan adil maka semua kita pasti akan menerima, tapi jika semua kita hanya berharap menerima (meminta), siapa yang akan memberi. Mari berbagi, Allah akan membalas dengan pemberian dari arah yang kita tidak duga dan mengganti dengan kemuliaan hidup dunia dan akherat. Amin.Inspirasi MMAT

Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin ketika kita memberikan harta kita kepada orang lain, kemudian nantinya rezeki akan bertambah? Bukankah faktanya uang kita berkurang? Paling tidak matematika manusia itulah yang menyebabkan keraguan dan keengganan dalam berbagi.

Kita tahu bahwa sedekah adaah baik dan kita sering mendengar tentang matematika sedekah yang dibalas berlipat ganda paling tidak sepuluh kali lipat. Namun nyatanya justru keraguan dan keengganan dalam melakukannya. Kata-kata biar sedikit yang penting iklas, banyak takut riya' atau sedekah kalau sudah kaya menurut saya sebenarnya adalah alasan untuk membenarkan bahwa dia sendiri adalah kikir.  Wallaahu A'lam

Lalu benarkah keajaiban sedekah itu nyata? Bahwa sedekah bisa membuat anda kaya? saya katakan itu benar adanya. Mengapa?

Mari kita lihat Dari sudut pandang sejarah
Siapa yang menyampaikan hal ini? Dialah Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengan julukan Al Amin atau orang yang dapat dipercaya. Sejarah mencatat bahwa tidak sekalipun beliau berbohong. Rosulullah menyampaikan wahyu Allah dengan benar. Dan ilmu sedekah adalah benar.  Kita tahu Abu lahab, bahwa dia akan tetap kafir walaupun kemudian turun Surat Al Lahab. Nyatanya dia tetap kafir walaupun sebelumnya di singgung dalam AL Qur'an dan dia tahu itu. Suatu saat Konstantinopel akan jatuh kepada sebaik-baik pasukan, ramalan yang berani itu ada dalam Al Qur'an. Jika Konstantinopel tidak jatuh ke tangan muslim berarti Al Qur'an berbohong, nyatanya fakta sejarah beberapa (sekitar 9 tahun sesudah turunnya wahyu tersebut) tahun sesudah Sabda Nabi, konstantinopel benar-benar jatuh ke tangan kaum muslimin. Terbukti kebenaran Al Qur'an. Kesimpulannya Al Qur'an adalah benar. Tentunya Firman Allah dalam Al Qur'an tentang sedekah misalnya surat Al Baqarah 261 adalah benar adanya tidak ada keraguan sedikitpun.

Allah Maha Kaya
Allah Maha Kaya, tidaklah mungkin Allah menciptakan Spesies Burung tanpa menyiapkan makanannya. Setiap burung pasti akan mendapatkan cacingnya masing-masing. Allah pasti sudah mempertimbangkan secara detail jumlah nyamuk yang Dia ciptakan supaya cicak tidak kelaparan. Apalagi manusia mahluk Ciptaan_Nya yang terbaik, pasti Allah SWT sudah mempertimbangkan secara detail rezekinya masing-masing. Tidak akan miskin orang yang gemar bersedekah, tidak akan pernah. Karena Allah berjanji akan memperkembangbiakkan  harta yang di sedekahkan dan kembali dalam jumlah berlipat ganda. Apa sulitnya bagi Allah?

Kita lihat dari sudut pandang energi
Sebelumnya kita harus sepakat bahwa manusia adalah energi. Manusia terdiri dari organ sampai kemudian sel dan atom yang terdiri dari proton dan elektron. Bagian terkecil itu adalah energi yang berputar. Sedekah artinya memberi. Memberi berarti mengeluarkan energi positif. Energi itu tidak akan hilang dan akan kembali kepada kita. Hukum energi yang berputar artinya apa yang kita berikan kepada orang lain akan kembali kepada kita dalam jumlah yang lebih banyak. Mari kita bayangkan sebuah kolam raksasa. Jika kita bayangkan bahwa semesta ibarat kolam raksasa yang terus perputar (Nyatanya alam semesta terus berputar/bertawaf dalam keteraturan tunggal menurut kehendak Tuhan) kita akan paham bahwa apa yang kita keluarkan, apa yang kita beri tidak akan hilang, namun terus berputar-putar dalam kolam tersebut bercampur dengan unsur lainnya, menarik unsur lainnya yang sama jenis dan massanya dan pada akhirnya akan kembali juga kepada kita.  Ini sebagian dari hukum alam, sama halnya seperti hukum grafitasi. Anda tahu atau tidak tentang hukum grafitasi, begitu anda terjun dari atas gedung pasti anda akan menghantam bumi. Anda tahu atau tidak tahu, jika anda memberi maka hukum kausalnya adalah anda akan menerimanya lagi dalam jumlah yang berlipat ganda.

Analogi Cerita pendek "Keajaiban Sedekah"
Cerpen setengah fakta setengah fiksi
Suatu saat Zul bersedekah seluruh gajinya kepada orang tuanya dan fakir miskin dengan keyakinan Allah akan membalasnya berlipat ganda. Padahal saat itu Zul benar-benar sedang butuh uang. Zul bekerja sebagai sales/marketing mesin industri yang gajinya tiga koma, artinya begitu gajian tanggal tiga sudah koma. Hmmm.

Tanpa diketahui Zull langit bergetar melihat keyakinan teguh Zul. Malaikat berdiri bershaff-shaff mendoakan keberkahan buat Zul. Angin, air, api dan besi bertasbih dan mengaku kalah dengan ketulusan Zull.

Nun jauh disana ada sebuah perusahaan industri yang sedang membutuhkan mesin-mesin baru untuk beroperasi. Perusahaan tersebut sedang membutuhkan mesin dalam jumlah banyak untuk memenuhi kebutuhan customer. Mesin itu dibutuhkan dalam waktu dekat.

Singkat cerita pada pukul 18.30 malam Zul berniat pulang kerja. Sungguh capek pekerjaan pada hari ini. Tidak ada deal dengan klien dalam beberapa bulan ini yang menyebabkan Zul benar-benar dalam kondisi perekonomian yang morat-marit. Sudah capek mendung dan mulai gerimis. Zul mengendarai motornya lebih cepat takut hujan akan turun lebih deras. Ternyata benar hujan turun dengan derasnya, sehingga Zul terpaksa menepi. Hati Zul galau sepertinya hujan akan turun lebih lama yang menyebabkan dia pulang ke rumah larut malam. Kasihan istrinya yang sedang hamil besar. Ya Tuhan, mengapa hujannya tidak reda-reda?
http://rahasiakuncisukses.com/?id=wahyu

Ternyata Zul berhenti dan berteduh di sebuah pabrik yang baru berdiri. Zul numpang berteduh di dekat lobi, ketika datanglah seseorang yang tidak Zul kenal
"Kehujanan ya dik?" Tanya orang setengah baya yang dari pakaiannya adalah staff pabrik tersebut.
"Iya Pak, numpang neduh nih"
"Iya gpp, saya juga mau pulang nunggu hujan reda, Saya Pak Amat. ngomong-ngomong kerja dimana?"
"Sales mesin industri di perusahan antah barantah pak, oya pak saya Zul"
"Mesin apa?"
"Banyak Pak, mesin molding, genset dll"
"Kebetulan dik, perusahaan kami sedang butuh mesin banyak nih"
"Oya, kebetulan saya bawa katalognya ni pak"
"Coba, boleh saya lihat?, nanti dipelajari dulu"
"Tentu boleh pak, sebelumnya terimakasih Pak Amat"
"Dik, berterimakasihnya sama Allah ya?, kalau mau berterimakasih misalnya lagi banyak rezeki, dik Zul bisa bagi kebahagiaan kepada anak yatim, khan berbagi sama orang tua dan fakir miskin sudah"
"Baik pak, makasih" Kata Zul nggak ngeh

Dua bulan kemudian, pembicaraan Zul dengan Customer service
"Maaf Mbak, Pak Amat staff di pabrik ini dimana ya? Kok saya sudah tidak pernah lihat?"
"Kenapa Pak?"
"Karena bantuannyalah saya bisa menang tender dan mendapat rezeki besar, sehingga saya bisa beli rumah cukup besar buat istri dan keluarga saya, saya mau berterimakasih kepadanya"
"Pak Amat yang mana ya?"
"Staff pabrik mbak?"
"Pak, setelah saya cek tidak ada yang bernama Pak Amat di pabrik ini"

Zul kemudian teringat kata-kata terakhir Pak Amat, sambil sedikit merinding.
"Dik, berterimakasihnya sama Allah ya?, kalau mau berterimakasih misalnya lagi banyak rezeki, dik Zul bisa bagi kebahagiaan kepada anak yatim, khan berbagi sama orang tua dan fakir miskin sudah, Insya Allah berkah" Kata Pak Amat dengan senyumnya yang sangat indah bak senyuman malaikat, dimana zul belum pernah melihat senyuman seindah itu sebelumnya.
Kemudian Zul bersujud dan menangis menyebut Kebesaran Tuhan.... Customer service tidak tahu bahwa ada keajaiban yang baru saja di alami Zul

Tangisan Zul di iringi dengan tangisan langit, malaikat yang bershaff-shaff. Juga besi, air, api dan angin. Semuanya bertasbih memuji Kebesaran Tuhan.


Kita lihat perjalanan harta sedekah
Misalkan anda memberikan Rp. 100.000 kepada fakir miskin. Kemudia si fakir miskin menggunakan uang itu untuk membeli 7 bungkus nasi di warteg untuk kelima anaknya, istrinya dan dia sendiri. Disini ada beberapa komponen yang unsur kebaikannya akan menyebar seperti menyebarnya virus. Namanya Virus Sedekah.. Hehehe
Warteg --> dapat 100.000 untuk belanja beras di toko beras
Toko beras menggunakan Rp. 100.000 untuk belanja beras lagi di pasar induk
Di pasar induk uang tersebut akan terpecah-pecah untuk membeli beras di produsen/petani, membeli karung, plastik dsb
Petani padi menggunakan uang dari Pasar Induk untuk membeli bibit, sebagian membeli sayuran dll dll
Sampai kita sendiri tidak mampu menghitung berapa siklus uang yang kita sedekahkan akan berkembang

Ada lagi nih..
  • Si Fakir Miskin membeli 7 bungkus nasi untuk keluarganya. 
  • Dengan itu keluarganya merasa kenyang dan nyaman
  • Sehingga mereka bisa beraktifitas untuk menghasilkan/ menjemput rezekinya lagi
  • Istrinya bisa memasak lagi untuk keluarganya bla bla bla
  • Suami bisa bekerja lagi dan bertemu orang bla bla bla
  • Anak-anaknya sebagian sekolah, sebagian mengaji
  • dll dll sampai puyeng ngitungnya

Itulah keajaiban sedekah, seperti Firman Allah dalam surat Al Baqarah 261

Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir bibit yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir: seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui. (Al-Baqarah: 261)

Luar biasa, bahkan sangat luar biasa virus sedekah ini..



Artikel Terkait



6 comments:

  1. makasi gan artikelnyaaa.....
    salam sedekah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak adhin kl sedekah bisa bikin kaya!tp knp ya..msh banyk yg gk mau praktekinnya alias pelit kikir dan bakhil..

      Delete
  2. Partisipasi dan amal jariyah dalam perluasan dan pembangunan masjidil
    haram dan masjid Nabawi

    1. Niat Ibadah ( dari Allah,Karena Allah dan untuk Allah)
    2. Membawa beberapa batu kerikil kecil yang Haq dari tanah air
    3. Point no 2 dapat dibawa sendiri/ dititipkan kepada Jamaah yang akan
    berangkat Umroh dan Haji
    4. Batu kerikil diletakkan diarea yg sedang dibangun/di Cor semen
    5. Atau dititipkan kepada pekerja pembangunan agar diletakkan ditempat
    tersebut
    6. Mudah-mudahan Allah Ridho dengan apa yang kita kerjakan

    * Umumnya waqaf qur'an
    * Tidak ada kotak amal di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
    * Mungkin Batu kerikil tidak berarti untuk sebagian orang,akan tetapi
    jika diletakkan di kedua Masjid tersebut,paling tidak batu kerikil ini
    akan menjadi bagian terkecil dari bangunan tersebut.
    * Moment Perluasan dan Pembangunan Masjidil haram dan Masjid Nabawi

    ReplyDelete