TEMPLATE ERROR: Invalid data reference label.name: No dictionary named: 'label' in: ['blog', 'skin', 'view'] Ilmu Yakin, sudahkah anda tahu? | Adhin Busro (dot) Com

Formula Rahasia

27 Feb 2012

Ilmu Yakin, sudahkah anda tahu?




Pernahkah anda mendengar orang yang mengatakan,

”aku tidak akan percaya kecuali apa yang dapat kulihat. Adapun kepada yang gaib aku tidak percaya karena aku tidak melihatnya”.

“Aku tidak percaya kepada akherat, karena aku tidak pernah melihatnya”


“Aku percaya kepada Matahri karena aku dapat melihatnya”

Perlu diingat keimanan bukan penglihatan.

Anda percaya kepada matahari karena memang bisa di lihat dengan mata kepala sendiri. Itu ainul yakin. Ada ilmu yakin, ainul yakin dan haqqul yakin.

Ilmu yakin adalah keyakinan yang datang kepada anda dari orang yang benar-benar anda percayai ucapan-ucapannya. Jika ada orang yang anda percayai mengatakan bahwa dia melihat sesuatu benda dan sifat-sifatnya dan anda mempercayai ucapannya itu, maka itulah yang di sebut ilmu yakin.

Bila anda dibawanya dan anda melihat dengan mata kepala sendiri maka itu disebut ainul yakin

Dan bila anda pegang benda tersebut dan anda yakin sifat-sifatnya itu disebut haqqul yakin.

Firman Allah SWT:

Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka jahanam, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ainul yakin. At-Takaatsur 5-7

Artinya tiap-tiap orang akan melihat neraka jahanam dengan mata kepala sendiri di akherat kelak.

Kemudian Firman Allah SWT:
Dan adapun jika dia termasuk golongan orang yang mendustakan lagi sesat, maka dia mendapat hidangan air yang mendidih, dan dibakar di dalam neraka. Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar. Al-Waa’qiah 92-95

Artinya bahwa orang-orang kafir ketika masuk neraka akan disiksa di dalamnya. Hal ini merupakan hakkul yakin bagi orang-orang kafir tersebut. Karena situasi dan kondisi itu benar-benar dialaminya sendiri dan bukan sekedar dilihatnya.

Jadi apa-apa yang dikatakan di atas tentang ilmu yakin, ainul yakin dan hakkul yakin adalah berhubungan dengan penglihatan. Adapun keimanan adalah sikap membenarkan terhadap yang gaib. Seperti ungkapan “saya beriman bahwa hal itu benar-benar terjadi, seperti yakinnya saya ketika nelihat anda di hadapan saya”.

Artinya anda memang tidak melihat kejadiannya, akan tetapi anda sampai kepada bukti dan kepuasan hati bahwa hal itu benar-benar terjadi dan hati anda yakin seolah olah anda melihatnya sendiri sepenuhnya.

Bagi yang tidak percaya atau ragu-ragu kepada akherat, kami mau bertanya

Apakah anda percaya kepada listrik?

Apakah anda percaya kepada adanya roh?

Dan apakah anda pernah melihatnya?

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar